MENTAWAI, METRO–Sebuah musibah kebakaran terjadi di Dusun Havea, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Rabu (11/6) sekitar pukul 14.40 WIB. Kobaran api melalap habis satu unit rumah milik Parsaoran Simanjuntak, yang diketahui merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah akibat habisnya harta benda milik korban yang tak sempat diselamatkan.
Warga setempat bersama unsur TNI dan Polri tampak bahu membahu memadamkan api dan mengamankan lokasi kejadian agar kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya. Berkat upaya bersama dan koordinasi cepat, api berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Namun, karena rumah terbuat dari kayu, api melahap semua bangunan tersebut hingga jadi arang. Adik korban, Pinda Tangkas Simanjuntak membenarkan rumah tersebut milik kakaknya, Parsaoran Simanjuntak.
“Ya itu milik abang, saat ini abang lagi menemani istri berobat di Padang. Mendengar kejadian tersebut mereka langsung balik ke Sikakap, posisi mereka sedang di pelabuhan Bungus,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi mata, Jelpin (41), warga Dusun HVA, api pertama kali terlihat berasal dari bagian dapur.
“Saya lihat api sudah keluar dari angin-angin jendela dapur. Saya dan istri, dibantu seorang warga, langsung lari ke rumah Pak Dewan. Karena pintu terkunci, saya tendang agar bisa masuk. Kami coba padamkan api dengan ember, tapi api makin besar. Saya langsung minta bantuan pemadam kebakaran,” jelasnya.
Tak berselang lama, mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Sikakap datang bersama personel TNI, Polri, dan warga untuk membantu memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB.
Saksi lainnya, Lia (47), warga Dusun Sibaibai, Desa Sikakap, menyatakan bahwa ia sempat berada di rumah tersebut sebelum kejadian, untuk membersihkan rumah dan pekarangan, karena pemilik rumah berencana pulang ke Sikakap.
“Saya sempat hidupkan kompor gas untuk mengambil api dan mematikan kembali setelah digunakan membakar sampah. Saya pastikan api sudah padam sebelum saya meninggalkan rumah. Setelah bersih-bersih, saya sempat singgah di rumah sebelah selama 30 menit, tidak ada tanda-tanda api atau asap,” ujarnya.
Namun, tak lama setelah sampai di rumah, Lia mendapat kabar bahwa rumah milik Parsaoran Simanjuntak terbakar. Ia pun langsung menuju lokasi kebakaran.
Kapolsek Sikakap, AKP Ronnal Yandra, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa berdasarkan keterangan para saksi, api pertama kali terlihat di dapur dan kemudian menjalar ke bagian depan rumah.
“Asal api masih dalam tahap penyelidikan. Pemadaman berhasil dilakukan berkat kerja sama antara anggota Koramil 04 Sikakap, Satgas PAM Puter 133/YS, Poskamla Sikakap, Polsek Sikakap, Damkar Kecamatan Sikakap, dan warga,” tutupnya. (rul)






