METRO PADANG

98 Program untuk 4.400 Warga, PT Semen Padang Salurkan Rp2,2 M Lewat Program BMN 2025

0
×

98 Program untuk 4.400 Warga, PT Semen Padang Salurkan Rp2,2 M Lewat Program BMN 2025

Sebarkan artikel ini
PELUNCURAN PROGRAM BMN 2025— Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menyerahkan dana untuk Forum nagari, saat peluncuran RKPM Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2025, di Wisma Indarung, Selasa (10/6).

INDARUNG, METRO–PT Semen Padang kembali menegaskan komit­men­nya dalam pemberdayaan masyarakat sekitar melalui peluncuran Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2025. Dalam program ini, perusahaan menyalurkan lebih dari Rp2,2 miliar untuk mendu­kung 98 program pemberdayaan yang menjangkau lebih dari 4.400 penerima manfaat.

Acara peluncuran berlangsung di Wisma Inda­rung PT Semen Padang dan dibuka secara simbolis oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Padang, Edi Hasymi, mewakili Wali Ko­ta Padang Fadly Amran. Hadir dalam kegiatan ini jajaran manajemen PT Semen Padang, seperti Ke­pala Departemen Komu­nikasi & Hukum Perusa­haan Iskandar Zulkarnain Lubis dan Kepala Unit CSR Ilham Akbar. Turut hadir pula Camat Lubuk Kilangan Afrialdi Masbiran, Camat Lubeg Nofiandi Amir, para lurah di lingkungan peru­sa­haan, serta tokoh adat dan pengurus Forum Nagari.

Plt. Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar secara terpisah menyatakan, dana sebesar Rp2,2 miliar yang dialokasikan untuk 98 program pemberdayaan ini bukan hanya sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga wujud nyata dari filosofi perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip triple bottom line—People, Planet, dan Profit.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan bisnis tidaklah hanya diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan juga dari seberapa besar dampak positif yang dapat kami berikan bagi masyarakat dan ling­kungan sekitar,” kata Pri.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Pa­dang, Iskandar Z. Lubis, menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari satu abad dan bagian dari SIG. Me­nu­rut­nya, Program BMN bukan sekadar bagian dari CSR, melainkan pendekatan stra­tegis berbasis nagari yang menempatkan ma­sya­­rakat sebagai aktor utama pembangunan.

“Program BMN adalah model pembangunan kola­bo­ratif yang terstruktur dan terukur. Kami berha­rap program ini berjalan lancar dan transparan. Kepada seluruh stakeholder yang hadir hari ini, mari kita kawal bersama pelaksanaan program agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Forum Nagari yang didirikan sejak 2015 menjadi wujud nyata sinergi antara perusahaan dan masya­ra­kat. Melalui forum ini, ma­sya­rakat terlibat aktif da­lam merancang, mengawasi, dan mengevaluasi program pembangunan sesuai kebutuhan lokal.

Iskandar juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi bersama untuk memastikan keberhasilan program pemberdayaan. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat dan akademisi, untuk berperan aktif dalam pengawalan program RKPM.

“Mari terus bergandengan tangan memperkuat kolaborasi dan menyukseskan program pemberdayaan ini. Bersama kita bangun nagari dan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Pa­dang, Ilham Akbar, menjelaskan bahwa RKPM 2025 disusun berdasarkan hasil musyawarah dan peme­taan sosial yang melibatkan Forum Nagari, LPM, para lurah, serta tokoh masyarakat dari 18 kelurahan di wilayah Lubuk Kilangan, sebagian Kecamatan Pauh, dan Lubeg.

“Setiap wilayah punya karakteristik dan kebutuhan berbeda. Maka program disusun berbasis data lapangan dan relevan dengan kondisi setempat. Pelaksanaannya akan didu­kung oleh empat pilar utama: Forum Nagari sebagai pelaksana, Local Community Organizer (LCO) sebagai penggerak, Lembaga Keuangan Nagari (LKN) sebagai pengawas keuangan, serta tim monitoring dan evaluasi sebagai pengendali mutu,” jelas Ilham.

Ilham menambahkan bahwa Forum Nagari telah berdiri sejak 31 Januari 2015 sebagai wadah kolaboratif antara lembaga sosial-ekonomi masyarakat, KAN, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat. Keberadaannya terbukti meningkatkan partisipasi publik dalam pembangu­nan.

“Indeks Kepuasan Ma­sya­rakat (IKM) terhadap perusahaan naik 1,67% dari 83,98% pada 2023 menjadi 85,65% di 2024. IKM terha­dap program CSR juga me­ningkat 2,28%, dari 83,11% menjadi 85,39%,” paparnya.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, Maulana Sardi, turut menyampaikan apresiasi atas alokasi dana dari PT Semen Padang. Dana tersebut mendukung delapan program pemberdayaan di wilayahnya, termasuk program unggulan berupa pengadaan hand tractor untuk petani sawah.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami menjalankan program. Selain itu, kami juga membuka komunikasi dengan Unand dan PNP untuk ber­kolaborasi dalam pe­ngem­bangan UMKM binaan Forum Nagari,” ujar Maulana.

Peluncuran RKPM BMN 2025 juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya, seperti tari dari Sanggar Binaan Forum Nagari Padang Besi, atraksi pencak silat dari Perguruan Sakato, dan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan dari 12 kelurahan binaan CSR PT Semen Padang. (ren/rel)