Arsenal menampilkan dua wajah yang berbeda di dua babak dalam lawatan Everton di Liga Inggris. Keseimbangan yang buruk membuat The Gunners menelan kekalahan.
Dalam pertandingan di Goodison Park, Minggu (7/4) malam WIB, Arsenal takluk 0-1. Dalam laga itu, The Gunners memang melakukan penguasaan bola lebih banyak, catatannya mencapai 56,9% dalam data situs resmi Liga Inggris.
Meski lebih dominan dalam penguasaan bola, Arsenal tak banyak menciptakan peluang. Di sepanjang 90 menit laga mereka cuma membukukan sebanyak tujuh percobaan, hanya dua yang mencapai sasaran.
Pada babak pertama, Arsenal solid dalam bertahan. Tapi itu dibarengi dengan lini serang yang buruk karena Alexandre Lacazette cs tak bisa melepaskan satu pun shot on target.
Di paruh kedua laga, Gudang Peluru lebih banyak mengancam dan menciptakan peluang. Namun lini belakang mereka jadi rapuh. Pada babak kedua itu Everton melepaskan 16 percobaan, dari total 23 di sepanjang pertandingan.
Inilah yang kemudian dipermasalahkan Emery. Dia menilai Arsenal belum menjadi tim baik dalam keseimbangan bertahan dan menyerang.
”Dua babak yang sangat berbeda. Babak pertama, kami konsisten bertahan tapi tak bisa banyak mencetak momen menyerang dan mereka mencetak gol lewat lemparan ke dalam,” kata Emery.
”Pada babak kedua, kami lebih baik saat menyerang tapi saat bertahan memberi lebih banyak peluang untuk mereka. Kami membutuhkan perubahan di sepertiga akhir serangan tapi saya tak ingin kehilangan keseimbangan pertahanan seperti kami kehilangan itu.”
Dengan kekalahan ini, Arsenal sudah menelan tujuh kekalahan dalam 11 pertandingan tandang di semua kompetisi dalam data yang dilansir oleh Opta.
Lebih buruknya lagi, Arsenal belum pernah mencatatkan clean sheet dalam laga tandang musim ini. Catatan itu sama dengan yang dibukukan tim Divisi Championsip, Ipswich Town. ”Saya masih sepositif saya sebelumnya karena saya tahu tahu bahwa laga bakalan sulit,” dia menambahkan.
Sementara itu, Kiper Arsenal, Bernd Leno, pun sadar menyesali kekalahan kali ini. Apalagi dia sudah tampil prima dengan melakukan lima kali penyelamatan di sepanjang pertandingan.
”Ini hasil yang mengecewakan. Kami bermain oke, tapi kami tak bisa menciptakan banyak peluang. Kami kebobolan pada awal pertandingan dengan kurang beruntung, dari sebuah lemparan ke dalam dan sungguh sulit melawan pertahanan yang dalam,” kata Leno.
Arsenal tak banyak melepaskan ancaman dalam laga itu. Cuma ada 7 tembakan sepanjang pertandingan dalam data yang dilansir oleh situs resmi turnamen, sebanyak dua di antaranya mencapai sasaran.
Pada babak pertama, Arsenal bahkan tak mencatatkan tembakan tepat target. Squawka mencatat bahwa torehan Arsenal itu sama dengan Bournemouth saat berhadapan dengan Manchester City.
”Gol cepat membuat Everton jauh lebih bagus. Andai laga tetap 0-0 lebih lama itu bakalan lebih mudah untuk kami.”
”Pada babak kedua, Everton mempunyai beberapa peluang setelah transisi, tapi kami harus lebih baik lagi untuk melawan pertahanan dalam dan menciptakan peluang karena saya pikir laga berikutnya melawan Watford akan sama,” dia menambahkan. (*/ren)





