BERITA UTAMA

Mengamuk, Seorang Pemuda Bakar Rumah  Ibunya, Pelaku Dibawa Berobat ke RSJ HB Saanin

0
×

Mengamuk, Seorang Pemuda Bakar Rumah  Ibunya, Pelaku Dibawa Berobat ke RSJ HB Saanin

Sebarkan artikel ini
BAKAR RUMAH— Kondisi rumah yang dibakar oleh pemuda yang mengalami gangguan kejiwaan.

AGAM, METRO–Mengamuk gegara disuruh minum obat, seorang pemuda yang diduga mengalami gang­guan kejiwaan membakar ru­mah milik ibunya di Jorong Koto Alam, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palemba­yan, Kabu­paten Agam, pada Sabtu siang (7/6).

Beruntung, insiden kebakaran rumah itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, usai membakar rumahnya, pelaku berinisial MY (23) pergi begitu saja, sedangkan ibunya juga tidak berada di dalam rumah. Warga setempat yang mengetahui rumah tersebut terbakar, langsung berdatangan ke lokasi untuk memadamkan dengan alat seadanya.

Warga pun dibuat panik lantaran api semakin memebsar dan menyebar ke seluruh bagian rumah. Tak berselang lama, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang mendapat laporan adanya kebakaran itu, juga datang ke lokasi. Hampir satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan, namun rumah sudah rata dengan tanah.

Kapolsek Palembayan AKP Alwizi Safriadi mengatakan, rumah semi permanen milik korban ludes terbakar saat ditinggal dalam keadaan kosong. Pelaku berinisial MY diketahui mengalami gangguan kejiwaan.

“Sebelum kejadian, ibu pelaku, AR meminta anaknya untuk meminum obat penenang. Permintaan itu ditolak, dan sesaat setelah rumah ditinggal, ODGJ bakar rumah ibu kandung hingga bangunan 8×6 me­ter habis dilalap api,” jelas AKP Alwizi, Minggu (8/6).

Dijelaskan AKP Alwizi, kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja  kerugian materil ditaksir mencapai Rp100 juta. Sedangkan saat kebakaran terjadi, pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mendatangi TKP untuk membantu proses pemadaman.

“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian, membantu proses pemadaman, dan melakukan koor­dinasi dengan unsur Forkopimca serta pemerintah nagari setempat,” ujar AKP Alwizi.

Selain itu, pascakeba­karan, pihaknya juga mengamankan pelaku MY. Sesuai permintaan keluarganya, MY selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HN Saanin Pa­dang untuk menadapatkan penanganan medis dan mengantisipasi terjadinya hal serupa.

“Kita juga berkoordinasi dengan petugas puskesmas setempat. Agar pelaku tidak mengamuk selama perjalanan, petugas medus memberikan obat penenang terhadap MY. Saat ini, pelaku sudah men­dapatkan perawatan di RSJ HB Saanin Padang,” tuturnya.

Insiden ini menjadi pe­ngingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan jiwa anggota keluarga serta perlunya dukungan sosial yang memadai.  Namun di balik musibah tersebut, terlihat jelas bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas sebagai representasi Polri bukan hanya pada saat situasi kondusif, tetapi juga hadir secara nyata dalam situasi darurat dan penuh empati.

Masyarakat setempat pun mengapresiasi respons cepat kepolisian. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang langsung turun tangan membantu pemadaman dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian dan perlindungan terhadap warga.

Berkat sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan, suasana pascakejadian tetap dalam keadaan aman dan tertib. Polisi masih terus melakukan pengawasan dan pen­dekatan terhadap keluarga pelaku untuk mengantisipasi kejadian serupa. (pry)