METRO PADANG

Semangat Berkurban Meningkat, 8.837 Ekor Hewan Disembelih di Padang

0
×

Semangat Berkurban Meningkat, 8.837 Ekor Hewan Disembelih di Padang

Sebarkan artikel ini
Fadly Amran Wali Kota Padang

PADANG, METRO–Di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, semangat masyarakat Kota Padang untuk berkurban justru menunjukkan peningkatan. Pada perayaan Idul Adha 1446 H tahun ini, tercatat sebanyak 8.837 ekor hewan kurban disembelih, naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 8.026 ekor.

Adapun rincian hewan kurban tahun ini terdiri dari 7.736 ekor sapi, 5 ekor kerbau, dan 1.050 ekor kambing.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi semangat berbagi yang terus tumbuh di tengah masyarakat. “Ini menandakan bahwa kepedulian sosial dan semangat gotong royong warga Kota Padang semakin kuat setiap tahunnya, meski kondisi ekonomi belum ideal,” ujar Fadly pada Jumat (6/6).

Fadly juga menambahkan, sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, Pemko Pa­dang menyalurkan 46 ekor sapi kurban ke masjid dan musala yang belum memiliki atau kekurangan hewan kurban.

Baca Juga  PPKM Darurat Dinilai Meresahkan dan Mencekam, Usaha Pedagang makin Mati Suri di Kota Padang

Kontribusi yang paling menonjol datang dari jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemko Padang. Melalui gotong royong lintas OPD, mereka berhasil mengumpulkan 46 ekor sapi yang kemudian disalurkan secara merata ke berbagai titik.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pa­dang sekaligus Kepala Kan­tor Kemenag Kota Pa­dang, Edy Oktaviandi, me­nye­but inisiatif ini sebagai wujud nyata keteladanan dari para aparatur negara.

“Ini bukan hanya soal jumlah, tetapi lebih kepada keikhlasan dan semangat untuk berbagi. ASN Kota Padang menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bertugas melayani masya­ra­kat, tetapi juga hadir untuk memberi,” ujar Edy.

Baca Juga  Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu, KPU Padang Siap Terima Permohonan Koreksi dari Peserta Pemilu

Distribusi hewan kurban dari ASN ini diprioritaskan untuk masjid dan musala yang tidak menerima atau hanya menerima satu hingga dua ekor he­wan kurban, agar kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

“Kami berharap langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi instansi lain, baik pemerintah, swasta, maupun komunitas ma­sya­rakat. Kurban bukan sekadar ritual keagamaan, tapi momentum sosial untuk memperkuat solidaritas umat,” pungkas Edy.

Kenaikan jumlah he­wan kurban dan partisipasi aktif dari ASN menegaskan bahwa semangat berbagi dan nilai-nilai gotong royong tetap menjadi ke­kua­tan utama masyarakat Pa­dang dalam menghadapi tantangan zaman. (brm)