PADANG, METRO–PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui penyaluran hewan kurban saat perayaan Hari Raya Iodul Adha 1446 H. Tahun ini, perusahaan menyalurkan 34 ekor sapi sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan sosial dan syiar keagamaan.
Penyerahan sapi kurban dilakukan secara simbolis di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Prosesi penyerahan dilakukan oleh Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, kepada Ketua KAN Limau Manis, Zulkifli Dt Rajo Gumayang, disaksikan pengurus KAN serta perwakilan masjid dan musala penerima bantuan.
Secara terpisah, Kepala Unit Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, mengatakan Setiap sapi qurban yang diserahkan bukan hanya sekadar hewan, tapi titipan rasa syukur dan harapan.
“Kami hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga jembatan kepedulian—antara perusahaan, masyarakat, dan para stakeholder. Karena qurban bukan hanya tentang menyembelih, tapi juga tentang menyambung, memperkuat ikatan dan menumbuhkan empati,” ujar Anita.
Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan, menambahkan, dari total 34 ekor sapi, sebanyak 22 ekor disalurkan ke masjid dan musala di tiga kecamatan di Kota Padang—Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung—serta ke masyarakat sekitar Packing Plant PT Semen Padang di Teluk Bayur, dan sejumlah wilayah representatif perusahaan di Dumai, Aceh, dan Bengkulu. Sejumlah instansi dan lembaga juga turut menerima bantuan tersebut.
Jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. “Pada Idul Adha 2024, kami menyalurkan 33 ekor sapi. Tahun ini menjadi 34 ekor, sebagai bukti konsistensi kami hadir di tengah masyarakat meskipun industri semen sedang menghadapi tantangan,” ungkapnya.
Distribusi kurban di Kota Padang dilakukan secara merata. Di Lubuk Kilangan, hewan kurban disalurkan ke KAN Lubuk Kilangan dan masjid-musala di tujuh kelurahan: Indarung, Batu Gadang, Padang Besi, Bandar Buat, Koto Lalang, Baringin, dan Tarantang.
Sementara di Kecamatan Pauh, tujuh ekor sapi disalurkan ke KAN Pauh V dan KAN Limau Manis, serta ke Masjid Ikhlas Batu Busuk, Musala Jabal Nur Sungkai, Masjid Raya Limau Manis, Masjid Nurul Islam Koto Baru, dan Masjid Istiqamah Jawa Gadut. Untuk Kecamatan Lubuk Begalung, bantuan diberikan ke KAN Nan XX dan Masjid Jabal Thur Bukit Putus, Kelurahan Pampangan. Bantuan juga menjangkau wilayah luar Kota Padang, termasuk Sawahlunto.
Apresiasi dari Tokoh Adat
Ketua KAN Limau Manis, Zulkifli Dt Rajo Gumayang, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Semen Padang yang konsisten menyalurkan bantuan kurban setiap tahun. Ia menilai kurban ini bukan hanya soal daging, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap komunitas adat.
“Kami sangat berterima kasih. Daging kurban ini akan dibagikan kepada pengurus KAN, masyarakat sekitar, serta janda dari ninik mamak yang telah wafat. Ini adalah simbol kebersamaan dan penghargaan terhadap tradisi kami,” katanya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan, Asril Azis. Menurutnya, kepedulian Semen Padang mempererat solidaritas sosial di daerahnya.
Dukungan untuk Kalangan Wartawan
Tidak hanya menyasar masyarakat dan komunitas adat, Semen Padang juga menyalurkan satu ekor sapi kurban kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat.
Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, mengapresiasi dukungan tersebut. “Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan materi, tapi juga dukungan moral. Kehadiran PT Semen Padang memberi semangat solidaritas di tengah dinamika profesi kami,” katanya.
Penyembelihan sapi kurban akan dilakukan Sabtu (7/6). Dagingnya akan dibagikan kepada wartawan aktif di Padang, janda wartawan, serta masyarakat sekitar kantor PWI Sumatera Barat. (ren/rel)






