MUSIM 2024/25 La Liga ditutup dengan kejutan dan apresiasi yang tinggi terhadap sosok pelatih asal Jerman, Hansi Flick, yang secara resmi dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik La Liga.
Flick yang sebelumnya dikenal lewat kesuksesannya bersama Bayern Munchen dan sempat memimpin Tim Nasional Jerman, memulai petualangan barunya di La Liga dengan skeptisisme publik Spanyol.
Namun, ia berhasil membalikkan keraguan tersebut menjadi kekaguman lewat pendekatan taktis yang sangat efisien dan disiplin. Di bawah arahannya Barcelona menjadi bagian dari narasi penuh kejutan musim ini seketika berubah menjadi salah satu tim dengan kombinasi terbaik antara penguasaan bola dan transisi cepat.
Dua hal yang jarang diseimbangkan oleh banyak tim Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Ia berhasil menerapkan sistem ini di La Liga dengan memaksimalkan potensi pemain muda dan memperkuat lini tengah dengan organisasi yang sangat rapi.
Dilansir dari laman resmi Barcelona, Rabu (4/6), Flick berhasil mencatatkan 28 kemenangan, 4 hasil imbang, 6 kekalahan, 102 gol dicetak, dan 39 kebobolan sepanjang penggelaran La Liga musim 2024/25 serta menjadikan Barcelona juara La Liga.
Flick berhasil menorehkan kemenangan penting melawan raksasa La Liga seperti Real Madrid, termasuk kemenangan ‘remontada’ yang menunjukkan kecerdikan taktisnya saat mengatur tempo dan mengganti strategi di tengah pertandingan.
Dilansir dari akun Instagram La Liga, reaksi hangat para penggemar sepak bola liga Spanyol terhadap unggahan Hansi Flick terpilih sebagai Pelatih terbaik La Liga 2024/25.
“Sangat layak,” tulis salah satu akun. “Selamat kepada pelatih, Hansi Flick,” tulis akun lainnya. “Pelatih paling karismatik di semua aspek,” tulis akun lainnya. (jpg)






