OLAHRAGA

Format Baru Liga Champions, Keuntungan Besar untuk Tim 8 Besar di Fase Liga

1
×

Format Baru Liga Champions, Keuntungan Besar untuk Tim 8 Besar di Fase Liga

Sebarkan artikel ini

UEFA akan melakukan perubahan signifikan pada regulasi Liga Champions mulai musim depan. Pe­nyesuaian ini bertujuan untuk memberikan keunggulan bermain di kandang kepada tim-tim dengan performa terbaik di Fase Liga, khususnya selama babak gugur.

Keputusan ini muncul setelah insiden yang dialami Arsenal dan Barcelona di semifinal musim lalu, di mana mereka harus bermain tandang pada leg ke­dua meskipun memiliki posisi klasemen yang lebih tinggi.

Pada musim 2024/25 yang merupakan edisi pertama Liga Champions de­ngan format 36 tim, klub yang berhasil menempati posisi delapan besar di Fase Liga memang dijamin akan menjadi tuan rumah pada leg kedua babak 16 besar.

Namun, untuk perempat final dan semifinal, penentuan tuan rumah masih dilakukan melalui undian terbuka, sehingga me­ngu­rangi insentif untuk mencapai posisi klasemen yang tinggi.

Pada semifinal musim ini, PSG (Peringkat 15) dan Inter Milan (Peringkat 4) diundi untuk bermain leg kedua di kandang.

Sebenarnya, lawan me­reka yakni Arsenal (Peringkat 3) dan Barcelona (Peringkat 2), memiliki peringkat klasemen yang le­bih baik.

Kedua tim yang bermain di kandang pada leg kedua tersebut berhasil melaju ke final, termasuk kemenangan PSG 5-0 di Munich.

Musim depan, urutan pertandingan akan ditentukan secara otomatis berdasarkan peringkat tim di Fase Liga.

Tim dengan peringkat yang lebih tinggi akan selalu memainkan leg kedua di kandang. Meskipun, pada perempat final musim ini tidak ditemukan contoh yang sejelas di semifinal.

Dilansir melalui laman ESPN, perubahan ini telah disetujui oleh Komite Klub UEFA dalam pertemuan yang dilaksanakan sebelum final Liga Champions hari Sabtu.

Meskipun regulasi untuk musim depan sudah diterbitkan, modifikasi ini masih dapat dilakukan de­ngan ratifikasi dari Komite Eksekutif. (jpg)