BERITA UTAMA

Kakorlantas Polri Irjen Agus Dorong Percepat Transformasi Layanan Publik Lewat Digitalisasi

0
×

Kakorlantas Polri Irjen Agus Dorong Percepat Transformasi Layanan Publik Lewat Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Polri Irjen Agus Suryonugroho Kakorlantas

JAKARTA, METRO–Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas Polri), Irjen Pol Agus Suryonugroho mendorong kepada jajarannya untuk segera melaksanakan tran­s­formasi layanan publik menuju sistem yang le­bih modern, tran­sparan, dan akun­tabel. Pelayanan publik harus segera beralih kepada sistem digital.

Sejauh ini, Korlantas Polri telah meluncurkan beberapa layanan digital. Seperti SINAR (SIM Nasio­nal Presisi) untuk pembuatan dan per­panjangan SIM secara online. SIGNAL (Sam­s­at Digital Nasional) untuk pembayaran pajak kendaraan secara daring. ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) sebagai bentuk penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik. Digitalisasi BPKB dan STNK, serta integrasi dengan instansi terkait untuk efisiensi layanan.

Baca Juga  Wako Solok Dinobatkan Kepala Daerah Terbaik Tahun 2019, Dianugerahi Penghargaan The Asian Post Magazine

“Saya perintahkan seluruh jajaran Dirlantas dan Kasatlantas agar percepat digitalisasi layanan dan pastikan tidak ada lagi pungli. Jangan abaikan pengawasan terhadap personel. Lakukan pelayanan yang bersih dan profesional,” kata Agus, Minggu (1/6).

Agus menegaskan, tak mau lagi mendengar istilah oknum dalam pelayananan ma­sya­­ra­kat. Tak boleh lagi terjadi kongkalikong petugas terhadap seorang pelanggar lalu lintas.

“Pelanggaran yang dilakukan anggota adalah tanggung jawab institusi. Jangan tutupi de­ngan istilah ‘oknum’. Penindakan harus transparan dan tegas. Kita harus bersih dari dalam,” ujar­nya.

Baca Juga  Sebar Foto Porno Selingkuhan, Perangkat Nagari Dipenjara

Dengan begitu, diharapkan kinerja aparat semakin profesional. Sehingga, mendapat kepercayaan dari masyarakat.

“Tugas utama polisi adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Untuk itu layani masyarakat dengan tulus dan ikhlas. Wujudkannya secara nyata melalui percepatan transformasi layanan publik berbasis teknologi yang cepat, transparan, dan bebas pungli,” pungkas Agus. (jpg)