PADANG, METRO— Masyarakat Sumatera Barat kini memiliki destinasi baru untuk berbelanja perhiasan berkualitas.
The Palace National Jeweler, salah satu jaringan toko perhiasan ternama di Indonesia, resmi membuka gerai perdananya di Basko City Mall, Kota Padang, pada Kamis (29/5).
Pembukaan ini menjadi ekspansi gerai ke-12 The Palace di Pulau Sumatera dan yang ke-76 secara nasional.
Hadir dengan konsep 3T Terlengkap, Terjangkau, Terjamin, The Palace berkomitmen menghadirkan pengalaman belanja perhiasan modern yang transparan dan terpercaya.
“Kami menyediakan berbagai pilihan perhiasan emas mulai dari 9 karat, 18 karat, hingga 24 karat. Bahkan koleksi berlian tersedia dari harga Rp888 ribu hingga ratusan juta rupiah,” jelas Riko Kurniawan, Area Manager The Palace untuk wilayah Sumatera.
Riko menegaskan bahwa semua produk The Palace adalah barang baru, bukan barang bekas atau preloved.
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah harga transparan yang mengikuti perkembangan harga pasar emas real-time.
“Kadar emas kami terjamin, sudah teruji dan diawasi pemerintah. Seperti helm harus SNI, emas juga ada standarnya. Konsumen tidak perlu khawatir soal kualitas,” tegasnya.
Pemilihan Kota Padang sebagai lokasi baru bukan tanpa alasan. Riko menyebut bahwa sebelumnya banyak warga Padang yang rela ke Pekanbaru untuk membeli perhiasan di The Palace.
“Kini saatnya kami lebih dekat dengan konsumen. Apalagi dengan kehadiran Basko City Mall, ini adalah momen yang tepat. Saya pribadi 100 persen yakin dengan potensi pasar Padang,” ujarnya optimis.
Untuk menyambut pembukaan gerai baru ini, The Palace menghadirkan berbagai promo spesial, antara lain: Diskon hingga 50% untuk pembelian emas (khusus tiga hari pertama), Potongan Rp500 ribu untuk pembelian berlian minimal Rp5 juta, Potongan Rp1 juta untuk pembelian minimal Rp10 juta.
Menurut Riko, konsumen di Sumatera Barat cenderung cerdas dan selektif, memilih perhiasan tak hanya sebagai aksesori, tapi juga sebagai alat investasi.
“Banyak yang rela membayar lebih untuk kualitas yang jelas. Bahkan ada pelanggan kami yang menjual kembali perhiasannya setelah empat tahun dan mendapat keuntungan hingga Rp150 juta,” tuturnya.
Menariknya, saat harga emas naik, minat beli justru meningkat.
“Kalau harga emas naik dan diberitakan media, justru makin banyak yang datang beli. Mereka tahu ini aset yang nilainya terus tumbuh,” pungkas Riko. (rom)






