BERITA UTAMA

Puan Ultimatum Budi Arie Klarifikasi soal PDIP Dalang Framing Judol

0
×

Puan Ultimatum Budi Arie Klarifikasi soal PDIP Dalang Framing Judol

Sebarkan artikel ini
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani

JAKARTA, METRO–Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengultimatum Menteri Kope­rasi atau Menkop Budi Arie Setiadi. Ultimatum itu agar Budi Arie mengklarifikasi pernyataannya terkait PDIP jadi dalang framing dalam pusaran kasus judi online atau judol.

Puan bilang klarifikasi Budi Arie diperlukan agar tidak menimbulkan fitnah. Ia menyebut Budi Arie tak boleh bicara sembarangan terkait PDIP.

“Untuk menghindari fitnah dari pak menteri, tolong untuk meng­kla­rifi­kasi hal tersebut. Jangan, kemudian bicara sem­bara­ngan, tolong diklarifikasi,” kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Ja­karta, Selasa (27/5).

Dia juga tak mau ber­spekulasi terkait maksud dan tujuan Budi Arie me­lempar tudingan kepada PDIP. Namun, ia lagi-lagi minta agar ada klarifikasi. “Jangan berspekulasi, tapi tolong klarifikasi,” jelas Puan. Puan juga memper­silakan jika ada kader PDIP yang melaporkan Budi Arie terkait pernyataannya agar tidak menimbulkan fitnah.

“Ya silakan saja untuk bisa menghindari fitnah dan menghindari hal-hal yang tidak diharapkan,” kata Puan yang juga Ketua DPP PDIP itu.

Ia menuturkan per­nya­taan Budi Arie tidak di­lengkapi bukti kuat. Imbas­nya, kata dia, ada pihak yang tersakiti oleh per­nyataan tersebut.

“Karena menyebutkan satu nama atau satu lem­baga tanpa bukti ya tentu saja pasti ada pihak-pihak yang kemudian tersakiti. Jadi, sebaiknya klarifikasi ter­kait hal tersebut,” ujar dia.

Untuk diketahui, bere­dar rekaman percakapan suara yang diduga Budi Arie dan seorang jurnalis viral di sosial media. Suara yang diduga Budi Arie me­nyebut ada framing dalam kasus judol yang didalangi PDIP dan Menko Polkam Budi Gunawan. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut tersinggung de­ngan ucapan Budi Arie. Sejumlah kader PDIP pun mengaku tersakiti dengan ucapan Budi Arie. Bebe­rapa kader melaporkan Ketua Umum Projo itu ke polisi dengan tuduhan pen­cemaran nama baik.

Laporan kader PDIP itu dilakukan dengan men­datangi Bareskrim Polri pada Selasa hari ini, Se­lasa, 27 Mei 2025.

Kader PDIP, Wira­dar­ma Harefa, mengatakan omo­ngan Budi Arie terkait uca­pannya dinilai jadi fit­nah. Omongan pentolan relawan Projo itu dinilai menyakiti semua kader PDIP.

“Menyampaikan per­nyataan yang menyakiti kami semua sebagai kader PDI Perjuangkan yang me­nu­duh dengan kejinya bah­wa apa yang didakwakan terhadap perkara judol di Jakarta Selatan yang dia diduga menerima 50 per­sen dari judol itu,” kata Wiradarma kepada warta­wan di Bareskrim Polri.

“Maka dari itu kami membuat laporan hari ini ke Bareskrim,” ujar Wira­darma. (jpg)