METRO SUMBAR

Melihat Dunia Pendidikan Kota Pariaman, Majukan Pendidikan, Pemko Pariaman MoU dengan UNP

0
×

Melihat Dunia Pendidikan Kota Pariaman, Majukan Pendidikan, Pemko Pariaman MoU dengan UNP

Sebarkan artikel ini
MOU DENGAN UNP— Wali Kota Pariaman Yota Balad melakukan penandatangan kerja sama antara Pemko Pariaman dengan UNP.

Laporan: Efanurza Kota Pariaman

Hari ini, Wali Kota Pariaman Yota Balad me­nyatakan semua yang hadir disini menjadi saksi dimulainya babak baru dalam dunia pendidikan Kota Pariaman.  Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Kota Pariaman dengan Universitas Ne­geri Padang, dan peluncuran penyelenggaraan Pen­didikan Inklusif di Kota Pariaman, merupakan sebuah langkah maju, yang menunjukkan komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masya­rakat, tanpa terkecuali.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyatakan penandatanganan MoU pendidikan inklusif antara Pemerintah Kota Pariaman dengan Universitas Negeri Padang (UNP) serta launching penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kota Pariaman, kema­rin.

Pendidikan adalah hak setiap warga negara, sebagaimana diamanatkan dalam pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945, dan dijabarkan lebih lanjut dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003, serta diperkuat lagi dalam Permendikbud nomor 70 tahun 2009 tentang pendidikan inklusif, yang menyatakan bahwa satuan pendidikan wajib memberikan layanan kepada peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus tanpa diskriminasi, serta menjamin hak mereka untuk belajar bersama anak-anak lainnya dalam lingkungan yang mendukung. “Pendidikan inklusif bukan se­kadar program tambahan. Ini adalah paradigma baru dalam membangun ma­syarakat yang beradab dan berempati. kami me­nyadari bahwa pemba­ngunan yang adil harus dimulai dari ruang kelas. Oleh karena itu, kami ber­tekad, menjadikan se­kolah-sekolah di Kota Pa­riaman sebagai rumah yang nyaman bagi semua anak, termasuk mereka yang selama ini meng­hadapi tantangan fisik, intelektual, atau sosial dalam mengikuti pendidikan formal, dengan cara menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Padang (UNP),” kata Walikota Pariaman Yota Balad, kemarin.

Yota Balad menjelaskan, Kerja sama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) dalam hal ini sangat strategis, karena UNP sebagai institusi pendidikan tinggi yang telah lama mengembangkan kajian dan praktik pendidikan inklusif, akan menjadi mitra penting dalam mendampingi kami, mulai dari pelatihan guru, penyusunan kurikulum adaptif, penyediaan tenaga pendukung, hingga riset berkelanjutan tentang pelaksanaan pendidikan inklusif. “Inisiatif pendidikan inklusif ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khu­susnya tujuan ke-4 : Menjamin pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara, serta mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua. Hal ini juga sejalan dengan Dasa Cita Balad-Mulyadi pada Misi yang Ke­dua : Meningkatkan Pembangunan yang Merata, Berkeadilan, dan Berke­lanjutan,” ujarnya.

Kami ucapkan terima­kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Rektor dan seluruh Civitas Akademika UNP atas komitmen dan dukungannya. Semoga kerja sama ini tidak hanya terbatas pada nota kesepahaman, tapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak dan masyarakat Kota Pariaman. “Mari jadikan MoU ini sebagai awal dari gerakan besar membangun Pendidikan yang Inklusif, Humanis, dan Berkelanjutan di Kota Pariaman,” pungkasnya.

Hadir dalam acara ter­sebut, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi,    Rektor Universitas Negeri Padang Dr. Ir. Krismadinata, S.T, M.T, Ph.D beserta jajaran, Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Bunda PAUD Kota Pa­riaman,  Ny. Yosneli Balad, Asisten, Kepala LDPI (La­yanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif), Yoszya Silawati beserta Tim, Psikolog RSUD Pariaman, Staf Ahli, Kepala OPD, Kaban, Kabag, dan Camat se Kota Pariaman, dan para Kepala Sekolah, Guru serta Tenaga Pendi­dik. (***)