RAFAEL Nadal menerima penghormatan resmi dari penyelenggara French Open dalam sebuah upacara khusus di Roland Garros, Minggu (26/5). Upacara ini menandai perpisahan simbolis Nadal dari turnamen yang telah ia menangi sebanyak 14 kali sepanjang kariernya.
Mengutip ABC News, Senin (26/5), upacara berlangsung selama 45 menit di Court Philippe-Chatrier, dengan dihadiri langsung oleh tiga rival terbesarnya, Roger Federer, Novak Djokovic, dan Andy Murray. Nadal menyampaikan pidato dalam tiga bahasa yaitu Prancis, Inggris, dan Spanyol.
Atlet kelahiran Spanyol ini mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara turnamen dan menyebut Roland Garros sebagai turnamen paling berpengaruh dalam kariernya. Sejak debut pada tahun 2005, Nadal mencatatkan rekor 112 kemenangan dan hanya 4 kekalahan di French Open.
Pemain tenis dengan julukan King of Clay ini terakhir kali bermain di turnamen ini pada 2024 dan mengalami kekalahan di babak pertama, sekaligus menjadikan satu-satunya kekalahan putaran pertama di sepanjang karirnya dalam Roland Garros.
Bukan hanya itu, ketiga koleganya, Federer, Djokovic, dan Murray tampil dalam sebuah video penghormatan sebelum akhirnya muncul langsung di lapangan. Nadal menyebut bahwa rivalitas mereka memberikan kontribusi besar dalam perkembangan kariernya dan merupakan bagian penting dari sejarah tenis modern.
Dalam acara itu juga hadir tokoh olahraga lain seperti Yannick Noah, Carlos Moya, Pau Gasol, serta keluarga Nadal. Nadal menyatakan bahwa hubungan baik antar rival menjadi pesan positif bagi generasi baru dalam dunia olahraga.
Sebagai bentuk penghormatan tambahan, penyelenggara mengabadikan jejak kaki Nadal secara permanen di lapangan utama Roland Garros. Penghormatan ini dianggap sebagai tanda berakhirnya salah satu babak paling penting dalam karier Nadal, terutama di turnamen Grand Slam tanah liat yang telah membesarkan namanya. (jpg)






