BERITA UTAMA

Romahurmuziy Bujuk Mentan Amran jadi Ketum PPP

0
×

Romahurmuziy Bujuk Mentan Amran jadi Ketum PPP

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang dibujuk oleh Romahurmuziy untuk maju sebagai Ketua Umum PPP.

JAKARTA, METRO–Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M Romahurmuziy alias Rommy mengaku, sempat terbang ke Makassar, Sulawesi Selatan, hanya untuk membujuk Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersedia maju sebagai ketua umum (ketum) DPP PPP. Nama Amran bersanding dengan pengusa­ha nasional Sandiaga Salahuddin Uno sebagai kandidat ketum PPP.

“Saya butuh berkali-kali meyakinkan beliau (Am­ran) untuk bersedia maju, sampai saya harus ke Ma­kassar meyakinkan be­liau,” kata Rommy dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Senin (26/5),

Walau sudah dibujuk dengan beragam upaya, Rommy mengaku, Amran belum bisa memberi kepu­tusan. Rommy menjelas­kan, Amran masih disibuk­kan dengan aktivitasnya sebagai menteri pertanian (mentan).

“Pak Amran masih wait and see. Murni disebabkan kesibukan beliau yang me­miliki beban berat sebagai tulang punggung program kedaulatan pangan pe­merintah,” terang Romy.

Menurut Rommy, Am­ran memang memiliki se­gala kriteria yang dibutuh­kan untuk memimpin PPP. Dari segi ketokohan, sam­bung dia, Amran memiliki etos kerja yang baik karena dianggap berhasil me­nak­hodai Kementerian Perta­nian pafa era Jokowi mau­pun Presiden Prabowo Su­bianto.

Selain itu, latar bela­kang Amran yang juga se­bagai pengusaha dianggap dapat mendukung dari segi logis­tik untuk membawa PPP maju. “Pak Amran adalah se­orang pengusaha yang sukses. Hanya kurang pub­likasi saja atas kesuk­sesan usahanya,” kata Rommy.

Apalagi, lanjut Rommy, Amran memiliki kedekatan dengan pengusaha besar Haji Isam yang dianggap dapat berdampak baik un­tuk PPP ke depannya. Namun demikian, Rommy menegaskan kehadiran Haji Isam bukan berarti untuk mengakuisisi PPP melalui Amran.

“Sebagai pengusaha sukses, Haji Isam tidak butuh mengakuisisi partai manapun. Karena sebagai pengusaha dengan ko­mu­nikasi yang luas, beliau berteman dengan seluruh partai,” kata mantan ketum DPP PPP itu.

Modal ketokohan dan sumber daya yang dimiliki Amran cukup untuk mem­bawa PPP kembali ber­teng­ger di Senayan pada Pemilu 2029, Rommy tetap terbuka dan berharap PPP akan dipimpin oleh tokoh terbaik dari mana pun. “Apakah Pak Amran betul-betul akan menjadi ketum PPP pada Muktamar September 2025 mendatang? Wak­tu masih cukup panjang untuk kejutan-kejutan lain­nya,” jelas Rommy. (*)