OLAHRAGA

Honda Hayati Bagikan Tips, Hindari Terjatuh saat Bermanuver di Tikungan

0
×

Honda Hayati Bagikan Tips, Hindari Terjatuh saat Bermanuver di Tikungan

Sebarkan artikel ini
TIPS— Honda Hayati membagikan tips penguasaan teknik dasar berkendara sesuai kondisi jalan Indonesia yang beragam, terutama saat menikung.

PADANG, METRO–Bagi masyarakat Indonesia, sepeda motor sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari—dari pergi ke sekolah, bekerja, hingga sekadar berkeliling kota. Namun, di balik kenyamanan itu, masih banyak pengendara yang belum memahami pentingnya teknik berkendara yang aman, terutama saat menghadapi tikungan.

Tak sedikit kecelakaan lalu lintas terjadi karena pengendara melaju terlalu cepat atau salah mengambil posisi saat menikung. Padahal, de­ngan teknik yang tepat, risiko bisa ditekan seminimal mungkin.

Instruktur Safety Riding PT Hayati Pratama Mandiri (HPM), Benarivo De Frize, menekankan pentingnya pe­nguasaan teknik dasar berkendara sesuai kondisi jalan Indonesia yang beragam, terutama saat menikung.

“Tanpa teknik menikung yang tepat, berbagai bentuk tikungan bisa menjadi sumber bahaya. Jadi agar aman dan tetap nyaman saat menikung, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan,” ujar Benarivo.

Dijelaskan oleh Benarivo, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah persiapan sebelum menikung. “Sebelum masuk ke tikungan, kurangi kecepatan secara perlahan. Tidak ada angka pasti soal kecepatan ideal karena setiap tikungan memiliki karakteristik berbeda. Namun, pastikan posisi motor tetap di tengah jalur, tidak terlalu ke dalam maupun keluar dari garis jalan. Pengalaman akan membantu pengendara menyesuaikan kecepatan yang paling aman,”jelas Benarivo.

Kemudian hal kedua yang perlu diperhatikan saat bermanuver di jalan menikung adalah postur tubuh yang benar. “Salah satu aspek paling penting saat menikung adalah arah pandangan. Arahkan mata jauh ke depan, ke arah tujuan, bukan ke roda atau jalan dekat ban. Pandangan yang jauh memungkinkan pengendara mendeteksi lebih cepat potensi bahaya seperti pasir, lubang, atau pejalan kaki yang tiba-tiba melintas. Pandangan yang tepat membantu tubuh dan motor lebih mudah beradaptasi dengan tiku­ngan,”ungkap Benarivo.

Dan yang ketiga adalah bagaimana kita melakukan penyesuaian setelah menikung. “Setelah keluar dari tikungan, sesuaikan kembali kecepatan sesuai kondisi lalu lintas. Hal ini penting agar tidak mengganggu pengendara lain di belakang dan menjaga ritme berkendara yang aman,”ucapnya.

Sebagai penutup, Benarivo me­ngingatkan agar pengendara selalu memperhatikan keselamatan diri.

“Selalu berhati-hati dan waspada saat akan berkendara ke mana pun. Gunakan helm, jaket, celana panjang, sarung tangan, dan sepatu untuk #Cari_Aman saat naik motor,” pesannya. (rom)