METRO PADANG

BPJN Sumbar Soroti Titik Rawan Banjir dan Laka di Bypass-Teluk Bayur

0
×

BPJN Sumbar Soroti Titik Rawan Banjir dan Laka di Bypass-Teluk Bayur

Sebarkan artikel ini
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR— Wawako Padang Maigus Nasir, menghadiri coffee morning bersama BPJN Wilayah Sumbar, terkait rencana pembangunan infrastruktur Kota Padang, Jumat (23/5), di aula Kantor BPJN Wilayah Sumatera Barat.

PADANG, METRO–Upaya untuk memas­tikan pembangunan infras­truk­tur di Kota Padang da­pat berjalan optimal terus dilakukan pemerintah da­erah setempat. Selain dari APBD, upaya untuk me­narik anggaran pusat juga dilakukan.

Terbaru, Pemko Pa­dang menggelar perte­muan strategis bersama jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) da­lam agenda bertajuk coffee morning sebuah forum diskusi santai  terkait ren­cana pembangunan infras­truk­tur Kota Padang. Ke­giatan berlangsung di Aula Kantor BPJN Wilayah Su­ma­tera Barat, Jumat (23/5).

Turut hadir sejumlah pejabat penting, di antara­nya Kepala Dinas PUPR Tri Hadiyanto, Kadis Pertanahan Desmon Da­nus, Kadis Perhubungan Ances Kurniawan, serta Kepala DLH Fadelan Fitra Masta.

Wakil Wali Kota Pa­dang, Maigus Nasir me­nye­but, pertemuan ini men­­jadi ajang sinergi lintas sek­tor. Dia menegaskan komitmen Pemko Padang untuk me­wujudkan kota yang pintar, sehat, dan sejahtera melalui percepatan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran dan inklusif.

“Alhamdulillah, dukungan dari BPJN Sumbar men­­­jadi angin segar bagi kita. Salah satu titik krusial seperti Jalan Adinegoro di Lubuk Buaya, yang kerap digenangi banjir, insya Allah segera ditangani. Ini adalah bagian dari program 100 hari kerja kami bersama Wali Kota Fadly Amran,” ungkap Wawako Maigus Nasir.

Tak hanya itu, Pemko Padang juga memaparkan sederet rencana strategis lain, seperti optimalisasi Terminal Anak Air, pembangunan flyover di Lubuk Begalung, hingga pembukaan akses alternatif menuju Bungus via Lubuk Kilangan.

“Kota ini tumbuh cepat. Kita butuh solusi cerdas, dan untuk itu diperlukan kolaborasi kuat dengan BPJN serta instansi teknis lainnya. Kota yang hebat lahir dari sinergi, bukan kerja sendiri-sendiri,” lanjutnya.

Kepala BPJN Wilayah Sumbar, Thabrani memaparkan sejumlah temuan dan rencana tindak lanjut dari pihaknya.

“Ada beberapa titik di ja­lan Bypass yang kini men­jadi perhatian serius kami, terutama di kawasan Teluk Bayur. Di sana, parkir truk liar di bahu jalan makin mengganggu dan menimbulkan potensi kecelakaan. Kita butuh solusi nyata bersama Dishub dan pihak pelabuhan,” katanya.

Pihak BPJN Wilayah Sumbar juga disebutnya telah memetakan sejumlah titik rawan banjir dan kecelakaan, khususnya di ruas jalan bypass menuju Teluk Bayur.

“Kami akan turun langsung ke lapangan dalam waktu dekat, termasuk me­nin­jau drainase yang me­miliki panjang 400 me­ter di Lubuk Buaya, guna mengatasi banjir di wila­yah tersebut,” terang Tha­brani.

Tak kalah penting, dia juga menyoroti perlunya percepatan penyelesaian lahan untuk akses menuju Terminal Anak Air yang hingga kini belum berfungsi optimal.

“Terminal Anak Air me­­mi­liki potensi besar me­ngu­rai kemacetan. Tapi sam­pai saat ini belum ter­fung­­sikan mak­simal karena belum je­las status lahannya. Kami akan duduk ber­sama dengan Pemko Pa­dang untuk men­cari solusi. Prinsip ka­mi, jalan harus terhubung de­ngan fungsi pelayanan yang jelas,” tambahnya. (ren)