PADANG METRO–Seorang pria yang sempat buron usai melakukan pembobolan sebuah gudang penyimpanan sparepart bekas mobil akhirnya berhasil diringkus oleh Tim Reskrim Polresta Padang.
Penangkapan terhadap pria bernama Alwis tersebut dilakukan setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan intensif berdasarkan laporan warga. Pelaku ditangkap setelah sempat buron hampir 3 bulan.
Alwis diduga kuat terlibat dalam pencurian berbagai peralatan dan onderdil kendaraan bernilai puluhan juta rupiah dari sebuah bengkel yang berlokasi di daerah Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang pada bulan Februari 2025.
Kapolresta Padang melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Yasin menyampaikan bahwa pelaku telah lama menjadi target operasi karena keterlibatannya dalam pembobolan gudang bengkel.
“Penangkapan terhadap pelaku dilakukan pada Rabu (21/5). Pelaku mencuri berbagai peralatan dan onderdil kendaraan dengan nilai kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” kata AKP Yasin, Kamis (22/5).
Dijelaskan AKP Yasin, pelaku dalam melakukan pembobolan gudang bengkel berhasil membawa kabur 50 radiator mobil, 20 tromol, 800 kilogram kabel mobil, 15 unit aki bekas, 20 pelek mobil, serta sejumlah barang lainnya.
“Total kerugian yang dialami korban mencapai sekitar Rp50 juta. Korban yang tak terima gudangnya dibobol maling, kemudian melapor ke Polresta Padang,” ujar AKP Yasin.
AKP Yasin menceritakan bahwa pihaknya menangkap pelaku setelah memperoleh informasi keberadaan pelaku. Ia menyebut bahwa polisi bergerak cepat untuk menangkap pelaku beserta sejumlah barang bukti curian.
“Saat ini, pelaku berada di Mapolresta Padang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih mengembangkan kasus guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam aksi pencurian tersebut,” ujar dia.
Warga sekitar menyambut baik penangkapan itu karena kasus pencurian itu sempat menimbulkan keresahan di lingkungan mereka.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak segan melapor jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungan,” tutur AKP Yasin. (brm)






