METRO BISNIS

Sepuluh Tahun J&T Express, Menghubungkan Nusantara dan Berdayakan UMKM

0
×

Sepuluh Tahun J&T Express, Menghubungkan Nusantara dan Berdayakan UMKM

Sebarkan artikel ini
Berdayakan UMKM— Sepuluh Tahun J&T Express, Menghubungkan Nusantara dan Berdayakan UMKM.

JAKARTA, METRO –J&T Express, perusahaan logistik terkemuka di Indonesia, mencatatkan sejumlah temuan pada kuar­tal pertama 2025 dengan wilayah pengiriman tertinggi dan kategori ba­rang yang paling sering dikirim. Seiring dengan meningkatnya permintaan pengiriman barang, terutama selama momen peak season seperti Ramadan, J&T Express berhasil melayani pengiriman di wila­yah-wilayah dengan aktivitas pengiriman yang sangat tinggi, seperti Jakarta, Surabaya, Bekasi, Medan, dan Bandung selama kuartal pertama 2025.

“Pada kuartal pertama 2025, kami melihat pengiriman tertinggi terjadi di beberapa wilayah seperti Jakarta, Surabaya, Bekasi, Medan, dan Bandung,” ujar Robin Lo, CEO J&T Express. “Kami juga mencatatkan kategori barang dengan volume pengiriman tertinggi di kuartal pertama ini, yaitu fashion, dokumen, kecantikan, FnB, dan gawai.”

Di tengah tren belanja live shopping yang terus berkembang, salah satu pengusaha yang merasakan dampaknya adalah Jesica Thamrin pemilik Jestham Official di Kota Medan. Sejak mulai aktif berjualan lewat live shopping, volume pesanan pro­duk yang dikirim mening­kat tajam. Jestham Official me­­ngan­­dalkan J&T Express untuk memenuhi ke­bu­­tuhan pengiriman yang­ cepat dan aman.

“Market Jestham itu didominasi oleh pelanggan dari seluruh Indonesia yang tinggal di daerah pelosok, bahkan beberapa daerah kami tidak pernah dengar sebelumnya. Namun layanan J&T sangat membantu untuk menjangkau pengiriman hingga ke seluruh daerah.” ungkap Jestham.

Peningkatan permin­taan pengiriman yang tinggi ini datang dengan tantangan tersendiri, terutama untuk negara kepulauan seperti Indonesia. J&T Express terus berupaya mengatasi tantangan ini dengan menyediakan armada dan kurir yang siap melayani pengiriman, bahkan di daerah-daerah yang lebih sulit dijangkau. Julyan Rezky, merupakan sa­lah satu kurir J&T Express yang setiap hari memastikan pengiriman di wilayah Sabang, area paling ujung di Indonesia.

“Medan di area Sabang itu naik turun, jalan datar hanya 2 kilometer aja. Kanan laut, kirinya perbukitan. Hampir setiap hari saya melewati titik 0 kilometer,” ungkap Julyan.

Setiap pagi, Julyan me­ngam­bil paket yang harus diantar di Drop Point areanya untuk diantar ke masing-masing alamat. Julyan perlu menempuh jarak sekitar 48 kilometer sekali perjalanan setiap harinya.

Hampir satu dekade melayani Indonesia, J&T Express terus memperluas jaringan dan infrastrukturnya untuk memastikan layanan pengiriman yang cepat dan efisien, termasuk dengan lebih dari 4.000 drop point, 80 pusat sortir, 27 mesin sortir otomatis, lebih dari 7.000 armada yang dioperasikan, dan lebih dari90.000 tim operasional serta kurir sebagai garda terdepan pengiriman yang siap melayani pengiriman di seluruh Indonesia.

“Keberhasilan kami da­lam mencapai volume pe­ngi­riman yang tinggi di wilayah-wilayah ini membuktikan bahwa kami terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tambah Robin Lo.(jes/rel)