METRO PADANG

Diskominfo Padang Gelar Workshop Kewaspadaan Insiden Siber

0
×

Diskominfo Padang Gelar Workshop Kewaspadaan Insiden Siber

Sebarkan artikel ini
BIMTEK KEPROTOKOLAN— Wako Padang Fadly Amran membuka Bimtek Keprotokolan dan Master of Ceremony (MC) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Selasa (20/5).

AIEPACAH, METRO–Tingginya tingkat serangan siber dalam beberapa tahunn terakhir jadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Untuk menciptakan sistem pemerin­ta­han berbasis teknologi untuk optimalisasi pelayanan publik, maka keamanan siber menjadi hal wajib yang mes­ti mendapat perhatian serius.

Untuk itu, Diskominfo Kota Padang menggelar Workshop Kewaspadaan Insiden Siber Ransomware dan Penanganan Insiden Siber Web Defacement Bagi Agen Padang CSIRT di Ruangan Bagindo Aziz Chand, Balai Kota, Aie Pacah, Padang.

Kegiatan berlagnsung selama tiga hari, mulai Selasa (20/5) sampai Kamis (22/5) dengan peserta kegitan Agen CSIRT yang ter­se­bar pada seluruh OPD di lingkungan Pemko Padang. Narasumber dalam workshop tersebut adalah Ba­dan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Roybafin Sukisman.

Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Corry Saidan menyebut bahwa keamanan informasi yang handal akan membangun kepercayaan ma­sya­rakat terhadap sistem pelayanan publik itu sendiri.

“Untuk itu dibutuhkan sebuah pengelolaan risiko keamanan informasi yang komprehensif agar layanan publik berjalan lancar dan terjaga kerahasiaannya,” katanya.

Optimaliasi pelayanan publik berbasis teknologi juga menjadi salah satu aktivasi dari Progul Padang Amanah. Karenanya, me­na­kar risiko yang akan muncul, mulai dari kategori high, medium, atau low risk wajib dilakukan.

“Untuk mewujudkan Kota Padang sebagai Kota Padang tidak bisa hanya dibebankan kepada Diskominfo tapi juga harus di­dukung seluruh OPD dengan agen Padang-CSRIT nya,” ujarnya.

Kota Padang sendiri, kata Corry, sudah memiliki Padang-CSRIT (Computer Security Insident Response Team) yang telah dilaunching pada 2022 silam.

“Peran aktif dari semua agen merupakan kunci utama suksesnya kita dalam mewujudkan keamanan siber yang kuat,” terangnya.

Kepala Diskominfo Ko­ta Padang, Boby Firman menyebut bahwa kegiatan workshop selama tiga hari ini diharapkan dapat dimaksimalkan seluruh peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap insiden siber ransomware dan penanganan insiden siber web defacement.

“Melalui workshop ini diharapkan peserta lebih paham tentang jenis serangan siber ransomware dan siber web defacement. Peserta juga diharapkan dapat melakkukan penanganan dan pemulihan terhadap siber ransomware dan siber web deface­ment,­­” ujar Bo­by Firman. (rel)