SOLOK, METRO–Wakil Bupati Solok, Candra berharap kontes Ayam Kukuak Balenggek menimbulkan motivasi bagi masyarakat untuk membudidayakan kembali Ayam Kukuak Balenggek Sebagai aset Kabupaten Solok.
“Ini bukan sekadar perlombaan ayam. Ini adalah cerita tentang jati diri. Tentang masyarakat yang mencintai budayanya, merawatnya, dan menanamkan makna dalam setiap derap langkahnya,” ujar Candra
Saat membuka secara resmi Kontes Ayam Kukuak Balenggek di Lahan Panjang Resort, dia mengatakan bahwa Ayam Kukuak Balenggek bukanlah hal baru di Solok. Kegiatan ini bernilai seni, tradisi, sekaligus rekreasi rakyat yang telah mengakar kuat.
Di balik suara kokok ayam yang unik dan gerak langkahnya yang khas, lanjutnya ada filosofi kehidupan yang dalam: ketekunan, keberanian, dan kehormatan.
Candra juga menyampaikan bahwa kegiatan “ Kontes Ayam Kukuek Balenggek” akan dijadikan sebagai event tahunan Kabupaten Solok.
“Kita ingin agar generasi muda tidak sekadar mewarisi, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur dari warisan budaya ini. Kita ingin agar dunia tahu, Solok punya cerita. Solok punya suara,” lanjutnya.
Event yang dilaksanakan oleh komunitas Pencinta Ayam Kukuek Balenggek kali ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai nagari, dengan antusiasme warga yang luar biasa. “Kabupaten Solok menunjukkan bahwa tak hanya besar karena alamnya yang indah, tetapi juga karena jiwanya yang hangat dan budayanya yang berakar,” jelasnya. (vko)






