METRO PADANG

Sedimen Menumpuk di Saluran Drainase Dikeruk

0
×

Sedimen Menumpuk di Saluran Drainase Dikeruk

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Lurah Rimbo Kaluang Teddy Kurniawan berfoto bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Babinpotmar, Ketua LPM Kelurahan Rimbo Kaluang, saat proses pengerukan sedimen di saluran drainase, di belakang Pasar Pagi, Sabtu (18/5).

RIMBO KALUANG, METRO–Permohonan masyara­kat RW 04 Rimbo Kaluang untuk pengerukan sedimen saluran drainase di banda belakang Pasar Pa­gi, akhirnya terwujud. Sabtu (18/5) satu unit alat berat diturunkan Dinas PUPR Kota Padang untuk melakukan pengerukan sedimen.

Pengerukan sedimen ini diatensi langsung oleh anggota DPRD Yosrizal Effendi. Pengerukan sepanjang 400 meter itu dimulai dari arah utara pintu air RT 01 dan 02 dan berakhir di dekat jembatan simpang jalan Raden Saleh.

Ketua RT 04 RW 04 Yosrizal, mengucapkan terima kasih atas kepada anggota DPRD Yosrizal Effendi yang telah memperjuangkan permohonan atas penge­ru­kan sedimen saluran drainase Banda Belakang Pasar Pagi.

“Selama ini warga tersandera dengan bau tak sedap. Namun setelah di­keruk sedimen itu air bisa lan­car. “Terima kasih pak Yosrizal Effendi yang telah si­gap, cepat tanggap da­lam menerima keluhan ma­syarakat,” ujar Yosrizal.

Sementara itu Ketua LPM Kelurahan Rimbo Ka­luang Taufik Hidayat, mengaku program pengerukan sedimen saluran drainase Banda Belakang Pasar Pagi dari dahulu telah diusulkan sudah beberapa tahun lalu. Tapi baru kali ini ditindaklanjuti.

Lurah Rimbo Kaluang Teddy Kurniawan, mengatakan pengerukan sedimen sedimen sejalan dengan program unggulan Wa­li Kota Padang, khususnya progul Padang Rancak. Tentunya ini akan menjadikan wajah salah satu titik kota, apalagi Padang Barat merupakan etelase dari pembangunan infrastruktur maupun lingkungan,” kata Teddy Kurniawan.

Se­mentara anggota DPRD Padang Yosrizal Effendi mengatakan, sebagai wakil dari rakyat siap menerima permohonan dari masyarakat. Baik perihal pem­bangunan maupun pe­nge­rukan sedimen saluran drai­nase dan pemberda­yaan lainnya.

“Ini adalah sebuah aksi nyata kami untuk sehingga nanti masyarakat sungai ini bisa bersih dan terhindar dari pendangkalan su­ngai dan aliran sungai bisa jadi lancar serta lingkungan jadi bersih. Semoga ini bisa juga sebagai solusi dari banjir,” tutur Yosrizal Effendi. (ped)