BERITA UTAMA

Waspadai Penipuan Online, Nasabah Bank Nagari Diminta Lebih Cermat

0
×

Waspadai Penipuan Online, Nasabah Bank Nagari Diminta Lebih Cermat

Sebarkan artikel ini
LEBIH WASPADA— Bank Nagari mengeluarkan imbauan penting terkait keamanan dalam bertransaksi secara elektronik kepada para nasabah Bank Nagari, terutama penipuan terhadap klik link pengkinian data yang mengatasnamakan Dukcapil.

PADANG, METRO–Dalam upaya meningkatkan perlin­dungan terhadap nasabah dari anca­man penipuan digital yang kian marak terjadi di masya­rakat, seperti penipuan terhadap klik link pengkinian data yang mengatasnamakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan motif melakukan transfer, Bank Nagari mengeluarkan im­bauan penting terkait keamanan da­lam bertransaksi secara elek­tronik.

Hal ini disampaikan oleh Pemimpin Divisi Sek­retaris Perusahaan Bank Nagari, Tasman, didam­pingi oleh Kepala Humas Bank Nagari, Yudi Silvestra, kepada media pada Kamis (15/5).

“Demi menjaga kea­ma­nan dalam bertran­sak­si, kami mengimbau nasa­bah untuk selalu mengikuti tips keamanan perbankan. Ini sangat penting sebagai bentuk antisipasi terhadap modus-modus kejahatan digital yang terus berkem­bang,” ujar Tasman.

Sesuai dengan Peratu­ran Otoritas Jasa Keua­ngan (POJK) Bank tidak bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan akibat kelalaian dari pihak nasabah.

Oleh karena itu, diper­lukan kehati-hatian nasa­bah dalam menjaga ke­rahasiaan data pribadi dan tidak sembarangan mem­berikan informasi kepada pihak yang tidak bertang­gung jawab.

Baca Juga  Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo Resmi Ditetapkan jadi Tersangka, KPK: Diduga Nikmati Aliran Uang Rp 13,9 Miliar Hasil Setoran Pegawai

Ia juga menyampaikan bahwa dalam kasus-kasus sebelumnya, banyak nasa­bah menjadi korban kare­na kurang waspada terha­dap tautan palsu yang d­isebarkan melalui pesan instan seperti WhatsApp, email, atau aplikasi pihak ketiga lainnya.

“Kami terus mengi­ngat­­kan agar nasabah ha­nya mengunduh aplikasi resmi dari Playstore dan Appstore, serta membuka tautan resmi milik Bank Nagari saja,” tambahnya.

Yudi Silvestra menam­bahkan bahwa edukasi digital menjadi bagian penting dari pela­yanan publik yang diusung Bank Nagari.

“Kami terus melakukan kampanye digital safety, baik melalui media sosial, penyuluhan langsung, mau­­pun kanal informasi lainnya agar masyarakat semakin melek digital dan tidak menjadi korban peni­puan,” ucap Yudi.

Lebih lanjut, Bank Na­gari merinci sejumlah tips penting yang wajib diper­hatikan oleh nasabah untuk menghindari kejahatan di­gi­tal, yaitu hanya mengun­duh aplikasi melalui Play­store atau Appstore, serta mengakses tautan resmi Bank Nagari.

Baca Juga  RDPU dengan DPD RI, Pengurus APKASI Joune Ganda Sebut Otonomi Semakin Kurang Berpihak kepada Daerah

Kemudian waspada ter­hadap link palsu dan file aplikasi (apk) yang men­curigakan yang dikirim melalui WhatsApp, email, dan aplikasi lainnya, me­mastikan alamat web tran­saksi keuangan adalah web resmi Bank Nagari.

Tidak menyimpan user ID dan password di bro­w­ser saat melakukan tran­saksi keuangan, tidak mem­berikan informasi pri­badi, seperti PIN, OTP, username, dan password kepada siapa pun.

Lalu, membersihkan data dan cache pada pe­rangkat secara berkala dan menginstal aplikasi anti­virus terbaru di perangkat yang digunakan untuk tran­saksi perbankan.

Tasman menekankan pentingnya peran aktif nasabah dalam menjaga keamanan transaksi. “Lin­dungi keuangan dengan kehati-hatian dalam setiap transaksi. Jika menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan, segera hubungi Nagari Call di 150234,” pungkasnya. (r)