METRO SUMBAR

Dukung Pengusaha Daerah, Mendag Budi Santoso Lepas Ekspor Tuna Sumbar ke Uni Emirat Arab

0
×

Dukung Pengusaha Daerah, Mendag Budi Santoso Lepas Ekspor Tuna Sumbar ke Uni Emirat Arab

Sebarkan artikel ini
SAMBUT—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah saat menyambut kedatangan Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (9/5).

PDG. PARIAMAN, METRO–Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah me­nyambut kedatangan Menteri Perdagangan (Men­dag) RI, Budi Santoso di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Jum’at (9/5).

Gubernur mengatakan, agenda utama dalam kunjungan kerja Mendag ke Sumbar kali ini adalah untuk menghadiri pelepasan ekspor ikan tuna dari PT Dempo Andalas Sumatera ke Uni Emirat Arab (UEA) seberat 9,3 ton dengan total nilai sebesar Rp1,87 mi­liar.

“Hari ini kita menyambut kedatangan Menteri Perdagangan RI, Bapak Budi Santoso. Setelah ini, kita akan mendampingi beliau melepas ekspor ikan tuna dari PT Dempo Andalas Sumatera ke Uni Emirat Arab (UEA),” kata Gubernur Mahyeldi.

Dalam kunjungan kerja ini, Mendag tidak sendiri, ia datang bersama jajarannya di Kementerian Perdagangan. Beberapa pejabat eselon 1 dan 2 kementerian tersebut tampak ikut dalam rombongan Budi Santoso.

Dalam kesempatan ter­pisah Menteri Perdagangan, Budi Santoso me­ngatakan saat ini pemerintah melalui kementerian terkait sedang membidik Uni Eropa sebagai sasaran utama tujuan ekspor ikan tuna.

Guna mensukseskan rencana tersebut, Kemen­dag terus memasifkan lobi ke sejumlah negara di Uni Eropa. Hasilnya cukup efek­tif, itu ditandai dengan tertariknya Tunisia menjalin kerjasama perdaga­ngan ikan tuna dengan Indonesia.

“Penandatanganan ke­sepakatan kerjasama an­tar kedua negara akan dilakukan pada 11 dan 12 Juni 2025 mendatang. Ini akan menjadi negara tujuan ekspor baru bagi ikan tuna kita,” ungkap Menteri Perdagangan, Budi Santoso.

Mendag mengatakan potensi ekspor ikan tuna dari Indonesia tergolong besar. Kementerian Perdagangan akan terus berkomitmen membantu pe­ngu­saha untuk memperluas jangkauan ekspor ikan tu­na termasuk hasil tangkapan laut lainnya.

“Indonesia mempunyai target ekspor sebesar 7,1 persen pada 2026 sehingga perlu upaya exstra untuk merealisasi­kan­nya, ”kata Mendag RI.

Termasuk kehadirannya ke Sumbar ini, menurut Mendag, itu merupakan bentuk dukungan Kemendag terhadap pengu­saha, dalam memperluas jangkauan ekspornya.

Diketahui, total nilai ekspor ikan tuna seberat 9,3 ton dari PT Dempo Andalas Sumatera ke Uni Emirat Arab ini adalah sebesar Rp1,87 miliar. Ini juga tercatat sebagai ekspor tuna pertama perusahaan ter­sebut pada tahun ini. (ped/rel)