SEBAGAI wujud kepedulian sosial dan kesiapsiagaan bencana, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padangpanjang menggelar Aksi Donor Darah untuk Kemanusiaan (Arrahman), Rabu (7/5), di Lapangan Bancalaweh. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 34 kantong darah, jumlah tertinggi sepanjang pelaksanaan donor darah di kota tersebut.
Aksi kemanusiaan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Padangpanjang, Allex Saputra, dan diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari personel Satpol PP Damkar Padangpanjang, Satpol PP Tanah Datar dan Bukittinggi, hingga unsur TNI, Polri, ASN dan Non-ASN, relawan kebakaran, Karang Taruna, mahasiswa ISI, serta masyarakat umum.
“Donor darah ini sangat bermanfaat, terutama saat terjadi musibah seperti kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan banyak darah. Kegiatan ini bukan hanya bentuk aksi sosial, tapi juga bagian dari kesiapsiagaan kita menghadapi bencana,” ujar Allex.
Aksi Arrahman terselenggara berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan UPTD RSUD Padangpanjang, serta mendapat dukungan dari Bank Nagari, Bank BRI, dan KPN Syariah. Uniknya, kegiatan ini tidak menggunakan anggaran DPA, namun tetap selaras dengan visi Pemko mewujudkan Padangpanjang sebagai kota maju, sejahtera, dan bermarwah.
“Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian lintas sektor. Ini bentuk kesiapan kita tidak hanya dalam mitigasi bencana, tetapi juga proses pemulihan pasca bencana, terutama ketersediaan darah,” jelas Allex.
Kepala Satpol PP Damkar Padangpanjang, Benny, menjelaskan bahwa Arrahman merupakan pengembangan dari kegiatan donor darah yang sebelumnya dilakukan secara individu oleh personel Satpol PP. Kini, melalui inovasi ini, donor darah dilakukan secara kolektif, terencana, dan akan digelar minimal dua kali dalam setahun.
“Kami jadwalkan kegiatan ini kembali pada Desember mendatang, sekaligus memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padangpanjang. Ini bentuk nyata komitmen kami menjaga ketersediaan darah untuk masyarakat,” kata Benny. (rmd)






