METRO PADANG

Sumpah Apoteker Unand, Awal Pengabdian 40 Profesional Muda untuk Bangsa

1
×

Sumpah Apoteker Unand, Awal Pengabdian 40 Profesional Muda untuk Bangsa

Sebarkan artikel ini
PENGAMBILAN SUMPAH— Sebanyak 40 apoteker baru resmi disumpah secara khidmat oleh Dekan Fakultas Farmasi Unand, Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph.D. untuk siap mengabdikan diri kepada masyarakat dan bangsa, di Convention Hall Kampus Unand Limau Manis, Selasa (6/5).

LIMAUMANIS, METRO–Fakultas Farmasi Uannd kembali menorehkan penca­paian penting melalui pelaksa­naan Sidang Pengambilan Sum­­pah Apoteker Angkatan II Tahun Akademik 2023/2024 yang dise­lenggarakan di Convention Hall Kampus Unand Limau Manis, Selasa (6/5). Sebanyak 40 apote­ker baru resmi disumpah secara khidmat oleh Dekan Fakultas Farmasi Unand, Prof. apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph.D. untuk siap mengabdikan diri kepada masyarakat dan bangsa.

Ketua Program Studi Pen­didikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Unand,­ apt. Dita Permata­sari, M.Farm. menyampaikan bahwa tingkat kelulusan apoteker baru mencapai 100%. Seluruh mahasiswa yang diterima pada awal program berhasil me­nyelesaikan pendidikan dengan baik, mencerminkan kualitas dan komitmen yang tinggi dari peserta didik.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kebanggaan atas pencapaian lulusan terbaik dengan IPK tertinggi yang diraih oleh apt. Nadia Sahri Ramadhani, S.Farm­ dengan IPK 3,99. Sedangkan nilai UKMPPAI CAT tertinggi sebesar 88,5 diraih oleh apt. Novia Yola Wahyu Rahmadhani, S.Farm.

“Atas nama Universitas Andalas, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program profesi ini dengan baik,” tutupnya.

Penyerahan simbolis juga dilakukan dari Ketua Prodi Apoteker kepada Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk penyerahan apoteker siap kerja.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bimbingan tiada henti dari dosen dan jajarannya yang telah mengajarkan banyak pengetahuan kepada kami, serta kepada civitas akademika atas bantuan selama ini,” ujar salah satu perwakilan apoteker baru, apt. Rabiul Fajri, S.Farm.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan menegaskan pentingnya pengawasan terhadap peredaran obat-obatan di wilayah Sumatera Barat. “Ke depannya, kami berencana membentuk tim koordinasi yang melibatkan Polda, BPOM, dan tenaga kesehatan gu­na memperkuat pengawasan. Kami juga akan melakukan pelacakan terhadap seluruh apotek yang tersebar di Sumatera Barat, menyusul temuan BPOM­ terkait peredaran obat tanpa resep dokter serta minuman beralkohol yang tidak sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Prof. Apt. Fatma Sri Wahyuni, Ph.D., yang seka­ligus juga mewakili Kole­gium Farmasi menyampaikan harapan agar para apoteker yang baru dilantik dapat mendukung program prioritas nasional, termasuk program Apo­tek Desa yang dicanangkan oleh Presiden. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan kefarmasian yang merata, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masya­ra­kat.

Wakil Rektor III juga menyampaikan apresiasi yang mendalam terkait peran serta dan pengorbanan para orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Lulusan apoteker Unand, menurutnya, adalah insan-insan yang siap mengabdi dengan sepenuh hati, menjunjung tinggi integritas, serta pro­fesionalisme dalam men­jalankan tugasnya.

Sumpah apoteker ini menjadi tanda awal dimulainya perjalanan pengabdian baru para apoteker muda yang siap berkarya dan memberikan pelayanan terbaik bagi ma­sya­rakat, bangsa, dan negara. (brm/rel)