BERITA UTAMA

Rekonstruksi Kasus Mahasiswa Tabrak Pemuda hingga Tewas, Motifnya Panik Gegara Ketahuan Mesum, Tersangka Peragakan 13 Adegan

0
×

Rekonstruksi Kasus Mahasiswa Tabrak Pemuda hingga Tewas, Motifnya Panik Gegara Ketahuan Mesum, Tersangka Peragakan 13 Adegan

Sebarkan artikel ini
REKONSTRUKSI— Tersangka RD (27) memperagakan aksi pembunuhan yang dilakukannya terhadap pemuda yang menggerebeknya saat medum dalam mobil di Kabupaten Pessel.

PESSEL  METRO–Tim Satreskrim Polres Pessel menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan mahasiswa dengan cara menabrak pemuda yang menggerebeknya ketika mesum di dalam mobil di Rawang Painan, Nagari Painan Utara, Kecamatan IV Jurai.

Rekonstruksi itu dihadiri langsung Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, dan Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan Muhammad Jafli dengan menghadirkan tersangka RD (27)  dan saksi-saksi, pada Selasa  (6/5) pukul 09.30 WIB.

Lokasi awal rekonstuksi dilakanaksan di Jalan Prof Dr Hamka Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, hingga lokasi akhir kejadian perkara di Tugu Biola Bukit Putus Painan, Kecamatan IV Jurai.

Kapolres Pessel AKBP Derry Indra melalui Kasat Reskrim Polres Pessel AKP Yogie Biantoro mengatakan, rekontruksi bertujuan untuk mengetahui titik terang kejadian perkara pembunuhan yang dilakukan RD terhadap korban DMM (21).

“Motifnya, gegara tersangka panik saat digerebek korban. Dalam rekontruksi tersebut penyidik Unit Resum Satreskrim Polres Pesisir Selatan menghadirkan langsung tersangka.  Ada 13 adegan dalam rekontruksi ini. Tentu kita akan terus berkoordinasi dengan penyidik Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, da­lam rangka menunggu petunjuk dari pihak penyidik Kejari Painan, Pesisir Selatan,” kata AKP Yogie.

Baca Juga  Dua Bus dan Kijang Kapsul Tabrakan Beruntun

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan Muhammad Jafli, melalui Kasi Intel Kejari Painan, Pesisir Selatan De­de Mauladi membenarkan rekontruksi di gelar jaksa bersama penyidik Satreskrim Polres Pessel.

“Kita sudah menyaksikan langsung rekonstrukisi ini. Nantinya, hasil rekontruksi akan dipelajari lebih lanjut apakah sesuai dengan BAP. Kami juga akan berkoordinasi dengan penyidik Satreakrim Polres Pessel, guna proses selanjutnya,” tegas dia.

Sebelumnya, panik lantaran digerebek saat mesum dengan pasangannya dalam mobil, seorang mahasiswa yang mengendarai Honda Brio nekat menabrak pemuda yang mengerebeknya hingga tewas di Rawang Painan, Nagari Painan Utara, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, Rabu dini hari (12/2).

Baca Juga  Polisi Datang, Pesta Sabu Berantakan

Bahkan, sebelum tewas terpental ke aspal, korban berinisial DMM (21) yang tersangkut di kap mesin mobil, sempat diseret sejauh ratusan meter. Usai korban terlempar dari kap mesin, mobil Honda Brio warna putih tersebut langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi sehingga warga tak bisa mengejarnya.

Warga kemudian mem­bawa korban DMN yang kondisinya luka parah ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, berdasarkan pemeriksaan tim medis, korban ternyata sudah meninggal dunia. Pihak keluarga yang tak terima atas kematian korban, melapor ke Polres Pesisir Selatan.

Mendapat laporan ada­nya kasus tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Pessel bersama Satlantas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi-saksi. Tak butuh waktu lama, pada hari yang sama sekitar pukul 21.30 WIB, sopir mobil Honda Brio berinisial RD (27) yang berstatus mahasiswa akhir­nya berhasil ditangkap. (rio)