BUKITTINGGI, METRO–Rumah Sakit Otak M. Hatta terus memperkuat peranannya dalam pelayanan kesehatan unggulan di Sumatera Barat dengan menggelar Sosialisasi Layanan Unggulan Penanggulangan Stroke dan Jantung, Senin (5/5).
Kegiatan yang berlangsung di aula rumah sakit tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, dan ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Sosialisasi ini menjadi langkah promotif dan preventif yang sangat penting dalam penanganan penyakit stroke dan jantung yang masih menjadi ancaman serius di Kota Bukittinggi dan sekitarnya.
Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Layanan Operasional RS Otak M. Hatta, Hilda Roza, S.E., Ak., M.Si., mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat di wilayah Bukittinggi dan Agam yang belum memahami pentingnya deteksi dini terhadap dua penyakit mematikan tersebut.
“Masih banyak yang belum tahu bagaimana cara pencegahan, penanggulangan, hingga pengobatan stroke dan jantung. Bahkan, sebagian masyarakat masih memilih melakukan check up ke luar negeri. Padahal, layanan unggulan itu tersedia di rumah sakit kita sendiri,” ujarnya.
Hilda menekankan bahwa RS Otak M. Hatta kini dilengkapi berbagai layanan modern dan profesional seperti Neurorestorasi, Cardiointervensi, Stroke Check Up, Poli Eksekutif, Neurodiagnostik, hingga layanan Neurosurgery, yang bisa diakses oleh masyarakat umum.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasinya atas inovasi layanan kesehatan yang dikembangkan oleh RS Otak M. Hatta. Menurutnya, kehadiran rumah sakit vertikal ini memberikan harapan besar bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi langkah RS Otak M. Hatta yang memiliki sarana dan prasarana canggih untuk menangani pasien stroke, jantung, dan lainnya. Ini adalah peluang besar untuk masyarakat agar bisa melakukan pencegahan dan pengobatan lebih cepat tanpa harus keluar daerah,” ungkap Ibnu.
Acara sosialisasi ini turut dihadiri oleh sekitar 100 peserta, yang terdiri dari pelaku usaha, pimpinan organisasi, hingga tokoh masyarakat dari wilayah Bukittinggi dan Agam. (pry)






