METRO PADANG

2 Pekan Pascakecelakaan yang Merenggut Nyawa 2 Balita di Padangbesi, Polisi Evakuasi Truk CPO Maut

0
×

2 Pekan Pascakecelakaan yang Merenggut Nyawa 2 Balita di Padangbesi, Polisi Evakuasi Truk CPO Maut

Sebarkan artikel ini
TABRAK RUMAH— Satu unit truk tangki CPO mengalami rem blong hingga menabrak rumah di Jalan Raya Padang - Solok, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan. Akibat kecelakaan ini, membuat dua orang meninggal dunia, dan dua orang luka ringan. Senin (5/5) pagi, aparat kepolisian akhirnya mengevakuasi truk maut tersebut.

PADANGBESI, METRO–Setelah hampir dua pekan, truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) yang menabrak ru­mah warga di jalan raya Pa­dang–Solok, Padang Besi, Keca­matan Lubukkilangan, akhir­nya dievakuasi petugas, Senin (5/5) pagi. Sebelumnya, truk yang menyebabkan dua balita penghuni rumah tewas terse­but masih dibiarkan di lokasi pascakecelakaan maut yang terjadi Rabu (23/4) dini hari lalu.

Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Sosmedya, meng­ung­kapkan truk CPO akhirnya di­evakuasi dari lokasi kecela­kaan sekitar pukul 09.00 WIB. Evakuasi dilakukan pihak kepo­lisian bersama perusahaan pemilik truk.

“Untuk penanganan kasus kecelakaan masih ditangani Unit Laka Lantas Polresta Padang. Kami dari Polsek Luki hanya membantu pengaturan lalu lintas saat proses evakuasi berlangsung,” jelas Kompol Sosmedya.

Untuk diketahui, truk pengangkut CPO tersebut menabrak rumah warga pada Rabu (23/4) dini hari, dan mengakibatkan dua anak penghuni rumah me­ning­gal dunia. Selain itu dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01.15 WIB. Truk tangki yang datang dari arah Solok diduga hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan, pohon, dan akhirnya menghantam rumah warga.

Kapolsek Kompol Sosmedya, mengungkapkan akibat kecelakaan tersebut, dua anak di dalam rumah yang ditabrak dinyatakan meninggal dunia. Keduanya bernama Harpan Masegaf (5) dan Kalia Valisa (3). Sementara itu, sang ibu Yuliana (31) dan Muhammad Rafa (10) mengalami luka-luka.

Keempat korban beralamat di Padang Besi RT 01 RW 01 Nomor 24, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Sementara itu, pengemudi truk CPO dengan nomor polisi (nopol) BA 9836 BO diketahui bernama Bisriendra Nardi (44), warga Kompleks Cendana Blok BB/2 RT 003 RW 002, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

“Akibat kejadian tersebut, sopir mengalami luka patah bahu sebelah kanan dan segera dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang untuk mendapatkan perawatan medis,” kata kapol­sek.

Sementara, menurut pengakuan paman korban, Alfiandri (54), yang juga pemilik rumah, menyebut saat kejadian dirinya tengah duduk sambil minum kopi usai pulang kerja. Ia belum sempat tidur ketika suara dentuman keras terdengar. “Saya lagi duduk di ruang tengah, tiba-tiba terdengar dentuman keras. Ternyata mobil sudah menabrak rumah,” kata Alfiandri

Menurutnya, truk ter­sebut lebih dulu menabrak pembatas jalan dan pohon sebelum akhirnya menghantam rumah yang ditempatinya bersama keluarga.

“Truk itu menabrak dari de­pan rumah, langsung meng­­hantam ruang tamu sam­­­pai menembus ka­mar,­” ujarnya.

Dua korban yang tertidur di dalam kamar menjadi korban tewas akibat insiden ini. Mereka adalah Harpen Masegaf (5) dan adiknya, Kalia Blisa (3). “Ibu dari korban mengalami luka cukup serius, kakinya patah dan perutnya memar,” tambah Alfiandri

Alfiandri juga menyebut pascakecelakaan, truk belum dievakuasi karena pihak keluarga masih da­lam masa berduka dan belum ada kesepakatan terkait ganti rugi dengan perusahaan pemilik truk.

“Pihak perusahaan su­dah datang menemui kami dan menyatakan bela­sung­­­kawa. Mereka juga me­nyatakan akan me­na­ng­gung biaya pemakaman serta pengobatan ibu dan kakak korban yang juga terluka,” ungkap Alfiandri, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, mua­­tan CPO dari dalam truk telah dipindahkan sejak Rabu malam untuk me­ng­hindari tumpahan yang dapat merusak bagian rumah.

Perusahaan pemilik truk CPO yang menabrak rumah warga hingga menewaskan dua anak di Pa­dang menyatakan kesediaan menanggung seluruh biaya pemakaman kedua korban serta pengobatan ibu dan kakak korban yang selamat. (brm)