JAKARTA, METRO–Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengisyaratkan nama Marsinah belum bisa diajukkan sebagai pahlawan nasional tahun ini. Hal itu disampaikan sosok yang akrab disapa Gus Ipul itu di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/5).
Dia menjelaskan, nama Marsinah saat ini masih diproses kajian. Pihaknya memprediksi belum bisa diselesaikan tahun ini.
“Tidak memungkinan kalau tahun ini, mungkin tahun depan,” ujarnya.
Proses pengusulan seseorang menjadi pahlawan nasional tidak mudah. Pertama, harus ada usulan yang sifatnya dari level bawah mulai dari tingkat bupati/walikota.
“Nanti naik ke gubernur kan ada tim daerah untuk gelar pahlawan di situ nanti dibahas lagi, trus naik ke kemensos,” imbuhnya.
Dari Kemensos, nanti akan diperiksa lagi oleh dewan gelar sebelum diputuskan oleh Presiden. Untuk Marsinah sendiri, kajiannya saat ini baru di level kabupaten, dalam hal ini Kabupaten Nganjuk.
Untuk gelar pahlawan tahun ini, kata dia, ada sejumlah nama yang masuk di level Kemensos. Seperti Soeharto, Gus Dur, HB Jassin, hingga M Yusuf.
Sebelumnya, nama Marsinah diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai pahlawan nasional dari kelompok buruh. Itu dia sampaikan dalam pidato di hari buruh internasional 1 Mei lalu. (jpg)






