METRO PADANG

Dorong Gemar Makan Ikan, 11 Kecamatan Adu Kreasi Masakan

0
×

Dorong Gemar Makan Ikan, 11 Kecamatan Adu Kreasi Masakan

Sebarkan artikel ini
LOMBA MASAK SERBA IKAN— Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan Ketua Forikan Kota Padang, Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, menghadiri Lomba Masak Serba Ikan tingkat Kota Padang. Kegiatan tersebut digelar di GOR Haji Agus Salim, Jumat (2/5).

GOR, METRO–Aneka kreasi masakan ber­bahan dasar ikan disuguhkan dalam Lomba Masak Serba Ikan tingkat Kota Padang. Ke­giatan tersebut digelar di GOR Haji Agus Salim, Jumat (2/5). Diikuti 11 kecamatan se-Kota Padang, Lomba Masak Ikan Tingkat Kota Padang jadi ajang untuk mendorong kreativitas dalam mengolah ikan sekaligus meningkatkan minat kon­sumsi ikan di tengah ma­sya­rakat.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, meng­ung­kap­kan bahwa potensi peri­kanan di Kota Padang sa­ngat besar. Namun demi­kian, tingkat konsumsi ikan masyarakat masih ter­golong rendah, sehingga perlu menjadi perhatian bersama.

“Melalui program Pemberdayaan Desa dan pembentukan Koperasi Merah Putih agar setiap daerah bisa memaksimalkan potensi lokalnya, termasuk sektor perikanan,” jelas Maigus.

Ia menekankan pentingnya pengolahan pascapanen sebagai strategi utama. Ikan-ikan hasil tang­kapan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga diolah secara kreatif dan bernilai tambah untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas.

“Dengan kolaborasi an­tara UMKM dan inovasi pengolahan, kita harap akan lahir produk-produk unggulan yang menarik dan disukai masyarakat. Begitu juga dengan kolaborasi bersama program Da­pur Gizi Gratis yang dinilai mampu membangkitkan semangat masyarakat da­lam mengonsumsi ikan,” sebutnya.

Maigus berharap melalui lomba kreativitas dan inovasi olahan ikan ini, dapat melahirkan ide-ide segar dan menciptakan pro­duk berbasis ikan yang bergizi, menarik, dan digemari semua kalangan.

Sementara itu, Ketua Forikan Kota Padang, Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, menyampaikan bahwa pembinaan sumber daya manusia unggul dan berkarakter harus dimulai dari keluarga.

“Umumnya ma­syara­kat Minang lebih menyukai konsumsi daging dan makanan bersantan. Ini menjadi tantangan untuk mengubah pola makan menuju yang lebih sehat dan seimbang,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, ber­dasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dari Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi ikan rumah tangga di Kota Padang pada tahun 2023 mencapai 45,58 kg/kapita/tahun dan mening­kat menjadi 47,86 kg/kapita/tahun di tahun 2024. Artinya, rata-rata konsumsi ikan masyarakat Kota Padang mencapai 124,88 gram/hari.

“Sementara angka konsumsi ikan di Provinsi Su­matera Barat tahun 2024 sebesar 44,8 kg/kapita/ta­hun. Untuk mencapai target nasional sebesar 60 kg/kapita/tahun, masyarakat Kota Padang harus mengonsumsi lebih dari 160 gram ikan per hari,” jelasnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Reti Wafda, juga turut mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang.

“Sumatera Barat dikenal dengan kulinernya, namun konsumsi ikan masih tergolong rendah. Inisiatif seperti ini sangat baik dan semoga dapat diikuti oleh daerah lain. Melalui program pemerintah, kita bisa mendorong peningkatan konsumsi ikan sekaligus mengangkat perekonomian nelayan,” ungkapnya.

Kegiatan ini digelar oleh Forikan Kota Padang bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang. Selain lomba masak, juga dilaksanakan pameran dan bazar aneka olahan ikan, kampanye Gemarikan, demo masak, serta pembagian makanan berbahan dasar ikan secara gratis kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD). (brm)