METRO PADANG

Unand Resmikan Zona KHAS, Langkah Nyata Bangun Ekosistem Halal di Kampus

0
×

Unand Resmikan Zona KHAS, Langkah Nyata Bangun Ekosistem Halal di Kampus

Sebarkan artikel ini
ZONA KHAS UNAND— Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi bersama Kepala Perwakilan BI Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram, Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar, meresmikan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Business Center, di kampus Unand Limau Manis, Senin (28/4).

LIMAU MANIH, METRO–Universitas Andalas resmi me­ngu­kuhkan diri sebagai pelopor kampus halal dengan meluncurkan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Business Center kampus tersebut, Senin (28/4). Inisiatif visio­ner ini menandai langkah nyata Unand dalam membangun ekosistem halal yang komprehensif di sektor pangan dalam lingkungan kampus.

Suasana peresmian Zona KHAS terasa istimewa dengan pemukulan gendang tasa secara seremonial oleh Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi, Ph.D, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram, Ketua MUI Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar, serta Kepala Unand Halal Center, Yan Heryandi.

Momentum ini dilanjutkan dengan pemasangan stiker Zona KHAS secara simbolis oleh Rektor Unand dan Kepala BI Perwakilan Provinsi Sumbar, menandakan dimulainya era baru kuliner kampus yang berlandaskan prinsip halal dan thayyib.

Baca Juga  APBD P 2020 Fokus Pemulihan Pandemi Covid-19

Kehadiran Zona KHAS di Universitas Andalas merupakan buah dari sinergi apik antara Unand dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat dan Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS). Kolaborasi strategis ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan ekosistem ekonomi syariah, dimulai dari ling­kungan kampus.

Rektor Efa Yonnedi me­nyam­paikan bahwa lahirnya Zona KHAS didasari oleh kesadaran mendalam akan kebutuhan masya­ra­kat terhadap makanan yang tidak hanya memenuhi standar kehalalan, tetapi juga terjamin keamanannya dan menyehatkan.

“Program ini lahir dari kesadaran bahwa kebutuhan terhadap makanan ha­lal, aman, dan sehat bukan hanya menjadi tuntutan ke­aga­maan, tetapi juga kebutuhan sosial dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, Rektor Efa Yonnedi menekankan bahwa Unand memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk memastikan seluruh civitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tamu kampus, dapat menikmati hidangan yang sesuai dengan prinsip halal dan thayyib.

Baca Juga  Kemarau, Warga Diimbau Waspada Kebakaran

“Halal menurut syariat, baik dan bermanfaat untuk kesehatan fisik dan jiwa,” jelasnya, merinci makna mendalam di balik konsep thayyib.

Lebih lanjut, Efa menjelaskan bahwa kehadiran Zona KHAS bukan sekadar menyediakan pilihan makanan dan minuman halal di lingkungan kampus.

“Lebih dari itu, kita sedang membangun budaya kesadaran, budaya kepatuhan, dan budaya kualitas hidup yang lebih baik. Ini adalah bentuk nyata kontribusi kita dalam mendukung program strategis nasional penguatan eko­nomi halal di Indonesia,” ungkapnya.

Ketua MUI Sumbar Gus­rizal Gazahar mengapresiasi kehadiran Zona KHAS Universitas Andalas. Ini akan menjadi contoh Zona KHAS di tempat lainnya. (brm)