BERITA UTAMA

Pemotor Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

0
×

Pemotor Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Sebarkan artikel ini
OLAH TKP— Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pengendara sepeda motor di bawah jembatan Sungai Napau perbatasan, Kecamatan Koto Baru.

DHARMASRAYA, METRO–Warga Kabupaten Dharmasraya dihebohkan dengan penemuan mayat pemuda yang tergeletak di bawah jembatan Sungai Napau perbatasan Nagari Sungai Duo dan Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Minggu (27/4) sekitar pukul 14.00 WIB.

Diduga, Ronaldo (20), warga Jorong Koto Padang, Nagari Koto Padang, Koto Padang, tewas akibat kece­la­kaan saat mengendarai sepeda motor. Pasalnya, di dekat tubuh korban, juga ada sepeda motor milik korban yang kondisinya su­dah rusak akibat kecelakaan.

Pascapenemuan, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Dharmasraya bersama Polsek setempat datang ke lokasi untuk me­lakukan olah TKP. Setelah itu, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Sungai Dar­eh untuk diperiksa oleh tim medis

“Saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga. Mayat sudah dibawa ke rumah duka di Koto Padang. Korban berjenis kelamin laki-laki dan dikenal bernama Ronal,” ungkap Joni (35), salah satu warga setempat.

Penemuan mayat ter­sebut pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar. Menurut Rahmad (45), warga Sungai Duo, korban ditemukan bersama kendaraan roda duanya di bawah jembatan.

“Pertama kali ditemukan pagi ini bersama motornya. Dugaan sementara, korban sudah meninggal sejak semalam. Soal­nya kemarin sore saya ma­sih melintas di sini dan belum ada kejadian apa-apa,” kata Rahmad.

Saat dikonfirmasi tentang kejadian ini, Kapolres Dharmasraya melalui Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, Iptu Evi Hendri Susanto menyampaikan, bahwa Informasi awal dari warga di sekitar lokasi kejadian mengidentifikasi korban bernama Ronaldo, seorang pemuda berusia 20 tahun yang merupakan warga Nagari Koto Padang.

“Setelah dilakukan olah TKP, korban sudah tergeletak di dalam anak sungai bersama dengan satu unit sepeda motor Honda BeAT warna biru metalik tanpa nomor polisi. Diduga kuat, sepeda motor itu merupakan milik korban dan dikendarainya,” jelas Iptu Evi.

Iptu Evi menuturkan, dari pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka aniaya atau kekerasan pada tubuh korban. Namun pada tubuh korban terdapat luka yang disebabkan benturan dari kecelakaan yang dialaminya.

“Pihak keluarga korban, yang terdiri dari ayah, ibu korban, beserta ninik mamak dan ketua pemuda Koto Padang, telah menerima kejadian tragis ini sebagai sebuah musibah dan mengikhlaskan kematian korban,” tegas Iptu Evi.

Ditambahkan Iptu Evi, mereka menyatakan menolak untuk dilakukan atopsi terhadap jenazah Ronaldo. Selanjutnya, korban beserta barang bukti berupa sepeda motor Honda BeAT diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kesimpulan sementara, korban tewas karena kecelakaan ketika mengendarai sepeda motor dan jatuh dari atas jembatan,” tutup dia. (cr1)