METRO SUMBAR

Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Zigo Rolanda, Wawako Elzadaswarman Sampaikan Masalah Darurat Sampah

0
×

Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Zigo Rolanda, Wawako Elzadaswarman Sampaikan Masalah Darurat Sampah

Sebarkan artikel ini
SAMPAIKAN—Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, sampaikan Terkait Darurat Sampah pada anggota DPR ROI Zigo.

PAYAKUMBUH, METRO–Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, menyampaikan kondisi terkini pembangunan infra­struktur di Kota Payakumbuh kepada Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda yang melakukan kunjungan kerja, akhir pekan kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Elzadaswarman mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi Pemko Payakumbuh, terutama akibat keterbatasan fiskal imbas instruksi Presiden untuk melakukan efisiensi anggaran. Kondisi ini berpengaruh besar terhadap pembangunan infrastruktur yang nyaman, humanis dan berkelanjutan sebagaimana salah satu misi daerah.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Zigo Rolanda beserta rombongan. Ini sungguh menjadi berkah bagi kami di tengah keterbatasan fiskal daerah,” kata pria yang akrab disapa Om Zet itu.

Ia merinci, berbagai program pusat yang telah membantu Kota Payakumbuh di antaranya normalisasi Sungai Batang Agam, pembangunan WTP Batang Agam, Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), TPS3R, program P3TGAI, serta pembangunan jalan dari berbagai sumber pembiayaan pusat.

Namun, Om Zet juga menyoroti sejumlah perma­salahan infrastruktur yang perlu perhatian lebih lanjut, seperti darurat sampah pasca longsornya TPA Regional pada Desember 2023 lalu. Kemudian keku­rangan ketersediaan air bersih, kebutuhan peng­gantian jaringan pipa air minum yang sudah tua, hingga ancaman longsor di sejumlah tebing sungai yang mengancam permukiman warga.

“Layanan pengelolaan sampah kami sangat terganggu. Sarana dan prasarana yang ada sangat terbatas. Kami butuh dukungan pembangunan TPST, TPS3R, dan sarana pendukung lainnya,” ujarnya.

Di bidang air minum, dia menjelaskan bahwa tingkat kebocoran pipa distribusi mencapai 37,91 persen. Selain itu, kapasitas produksi air bersih juga belum mencukupi kebutuhan masyarakat, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas WTP Batang Agam serta pembangunan WTP baru. “Kami sangat berha­rap dukungan penuh dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk bisa mengatasi semua keterbatasan ini,” katanya.

Menanggapi paparan tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menyampaikan bahwa pemba­ngunan lanjutan normalisasi Sungai Batang Agam sudah dalam proses dan akan segera dilaksanakan.

“Untuk kelanjutan normalisasi Batang Agam, itu sudah ditenderkan dan sudah ada pemenangnya. Tinggal pelaksanaan saja, dengan anggaran lebih kurang Rp40 miliar,” kata Zigo.

Terkait persoalan sampah dan penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Zigo menegaskan bahwa isu ini menjadi perhatian serius. “TPA ini memang persoalan yang sangat serius. Kita harus mengu­rusnya dari hulu sampai ke hilir. Persoalannya sudah ada titik terang, tinggal lagi kepala daerah yang harus menyampaikannya secara resmi ke kementerian,” ujar Zigo.

Zigo juga menambahkan, meskipun Kota Paya­kumbuh bukan termasuk dalam daerah pemilihan (dapil)-nya, ia tetap berkomitmen memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan pembangunan di daerah itu.

“Memang di sini bukan dapil saya, tapi setelah dilantik, saya mengurus seluruh Indonesia, bahkan sampai Papua. Masak Payakumbuh, kampung istri saya, tidak saya perhatikan,” pungkasnya. (uus)