METRO PADANG

Andre Rosiade: 6 Bulan Prabowo Presiden, Indonesia Swasembada Beras

0
×

Andre Rosiade: 6 Bulan Prabowo Presiden, Indonesia Swasembada Beras

Sebarkan artikel ini
Andre Rosiade 6 Bulan Prabowo Presiden Indonesia Swasembada Beras

JAKARTA, METRO–Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meng­apre­siasi keberhasilan pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang baru beberapa bulan sudah mampu mewujudkan swa­sem­bada pangan. Di mana dalam 6 bulan pertama pemerintahan Prabowo, Indonesia sudah ber­hasil surplus beras.

“Saat ini pemerintah Pre­siden Prabowo salah satu yang mejadi targetnya adalah harus swasembada pangan. Alham­dulillah, 6 bulan pak Prabowo menjadi Presiden tanpa perlu banyak omon-omon dan pencitraan, di akhir bulan ini kita sudah me­nyerap gabah dari petani itu sekitar 1,5 juta ton. Bah­kan laporan dari Menko Pangan dan juga Menteri Pertanian kita sudah surplus beras,” terang Andre Rosiade dalam rapat de­ngar pendapat (RDP) Ko­misi VI DPR dengan Dirut Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Dirut Perum Jasa Tirta II (PJT II), Rabu (23/4).

Bahkan kata Andre, de­ngan surplus beras ter­sebut, Indonesia siap un­tuk mengekspor beras ke negara tetangga.

Baca Juga  Ada Sinyal di Tahun 2020, Pemko Dukung Pembangunan Gedung Baru DPRD

“Presiden Prabowo lagi pidato di Sumatera Selatan bicara soal kita surplus be­ras dan kita akan mem­bantu negara-negara saha­bat yang kekurangan be­ras, berarti kita melakukan ekspor beras,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Menurut Andre, ini pres­tasi yang secara nyata ditunjukkan oleh Presiden Prabowo yang baru be­berapa bulan memimpin Indonesia. Tidak omon-omon, tapi bekerja. Selama 6 bulan pertama pemerin­tah Presiden Prabowo pro­duksi beras meningkat, lebih dari 26 persen periode sebelumnya. “Ini prestasi, 6 bulan memimpin Indonesia bisa Indonesia ber­swa­sembada pangan, wabil khusus beras dan kita bi­sa,” ujar Ketua DPD Gerin­dra Sumbar ini.

Dengan surplus beras, kata Andre merintah tidak saja punya cadangan beras yang melebihi, tapi juga membantu perekonomian petani. “Ini sejarah baru sejak Indonesia merdeka, cadangan beras peme­rin­tah terbesar dan ter­ba­nyak di Indonesia. Dengan harga gabah Rp6.500 dan membantu petani. Petani diuntungkan, pemerintah menjadikan harga gabah sampai Rp6.500 dan itu sudah terlaksana 1,5 juta ton. Berapa ratus ribu pe­tani yang tertolong soal itu,” tegas Andre.

Baca Juga  Gerakan Menanam Sejuta Pohon Cabai Sukses

Wakil Ketua Fraksi Ge­rindra DPR RI mengatakan, keberhasilan pemerintah dalam surplus beras ini tidak terlepas dari du­ku­ngan banyak pihak. “Sa­lah satu yang dilakukan tero­bosan oleh Kementerian Pertanian dibantu oleh Kementerian PU dan juga PLN itu adalah me­nyiap­kan yang namanya pom­pa-pompa untuk petani. Supaya pengairan sawah di Jawa ini berhasil,” te­rang­nya.

Pada kesempatan RDPU itu Andre juga men­do­rong agar PJT I dan PJT II ikut berkontribusi men­dukung program-progam pemerintah Presiden Pra­bowo dalam rangka me­wujudkan swasembada pa­ngan di Indonesia. “Saya ingin PJT I dan PJT II ber­kon­tribusi di sini. Apa lang­kah konkret PJT I dan PJT II untuk mendukung gerak cepat pemerintah presiden Prabowo untuk swa­sem­bada pangan,” ujarnya. (*)