SOLOK, METRO–Tim Spider Satresnarkoba Polres Solok meringkus seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu saat melintas mengendarai mobil di di Jorong Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (21/4), sekitar pukul 18.45 WIB
Saat diamankan, pelaku berinisial YS (33) berusaha mengelak dan mengelabui petugas dengan menyembunyikan sabu di dalam kaos kaki. Namun petugas yang melakukan penggeledahan akhirnya berhasil menemukan satu paket besar sabu yang akan diedarkannya di Solok Selatan.
Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Rico Putra Wijaya, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat bahwa ada upaya penyelundupan sabu dari Kota Padang menuju Solok Selatan melewati Kabupaten Solok.
“Menindalanjuti informasi itu, kami langsung melakukan penyelidikan di daerah Lubuk Selasih yang diduga menjadi tempat perlintasan pelaku membawa sabu. Setelah beberapa jam di sana, tim melihat mobil Toyota Avanza terparkir dengan kondisi yang mencurigakan,” ungkap Iptu Rico, Selasa (22/4).
Ditambahkan Iptu Rico, tim kemudian melakukan penmeriksaan terhadap isi mobil dan pengendara mobil. Alhasil, ditemukanlah barang bukti narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening dengan berati 31,84 Gram.
“Penangkapan dan penggeledahan disaksikan warga setempat. Barang bukti tersebut dibungkus dalam plastik klip bening yang kemudian dibalut lagi dengan plastik hitam dan disembunyikan di dalam kaus kaki sebelah kanan tersangka,” jelas Iptu Rico.
Iptu Rico menuturkan, di hadapan para saksi-saksi, pelaku mengakui jika sabu yang ditemukan merupakan milik pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku berencana membawa sabu itu ke Kabupaten Solok Selatan lalu dijual di sana dengan bentuk paket-paket kecil.
“Selain sabu, petugas juga mengamankan satu unit handphone merek Realme berwarna biru yang diduga digunakan tersangka untuk bertransaksi narkoba. Tersangka beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Polres Solok untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tutup dia. (vko)





