OLAHRAGA

Real Madrid makin Terpuruk, Kesalahan Fatal Tidak Segera Cari Pengganti Toni Kroos

1
×

Real Madrid makin Terpuruk, Kesalahan Fatal Tidak Segera Cari Pengganti Toni Kroos

Sebarkan artikel ini
merindukan sosok Toni Kroos— Toni Kroos digendong rekan-rekannya usai Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2023/2024. Selama satu dekade, Kroos dan Luca Modric menjadi otak permainan Madrid dengan kemampuan mengatur tempo dan membuka pertahanan lawan. Kini, tanpa keduanya dalam performa puncak, Los Blancos seperti kehilangan kompas.

 Kekalahan agregat 1-5 dari Arsenal di Liga Champions menjadi bukti nyata betapa Real Madrid merindukan sosok Toni Kroos.

Florentino Perez, pre­siden Los Blancos, kini menuai kritik pedas karena gagal merekrut pengganti yang tepat setelah sang gelandang Jerman memutuskan pensiun mu­sim panas lalu.

Tanpa Kroos, Madrid tampak kehilangan kendali di lini tengah. Mereka hanya mengandalkan umpan silang dan bola panjang ke kotak penalti Arsenal, tetapi tanpa target jelas seperti Joselu—yang juga sudah hengkang—sera­ngan mereka mudah dipatahkan.

Luka Modric yang su­dah menua, Tchouameni yang belum matang, dan Camavinga yang masih berkembang membuat Madrid kehilangan kreati­vitas dan kontrol permainan.

Baca Juga  Jelang Pra-PON 2020, Sepak Takraw Putri Sumbar Uji Tanding ke Riau

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Pe­rez, yang dinilai lalai membangun tim pasca-era Kroos.

Selama satu dekade, Kroos dan Modric menjadi otak permainan Madrid dengan kemampuan mengatur tempo dan membuka pertahanan lawan. Kini, tanpa keduanya dalam performa puncak, Los Blancos seperti kehilangan kompas.

Aurelien Tchouameni dinilai belum mampu menjadi gelandang jangkar yang solid, sementara E­duardo Camavinga masih terlalu mentah untuk meng­gantikan peran Kroos. Bahkan Jude Bellingham, yang diberi kebebasan bermain, tidak cukup membantu secara defensif.

Hasilnya? Arsenal de­ngan mudah mendominasi lini tengah dan memborong lima gol dalam dua leg. Madrid terlihat seperti tim tanpa ide, hanya me­ngandalkan umpan-umpan percuma tanpa eksekusi tajam.

Baca Juga  Menyikapi Kisruh Olahraga Sumbar, Forum Penyelamat Olahraga Diundang Rektor UNP

Florentino Perez se­karang berada di bawah tekanan besar untuk se­gera menemukan solusi. Madrid membutuhkan gelandang berkualitas dunia yang bisa mengembalikan kendali permainan mereka—entah melalui transfer atau peningkatan pemain muda.

Tanpa perbaikan di lini tengah, sulit bagi Madrid untuk kembali bersaing di puncak Eropa. Kekalahan dari Arsenal mungkin hanya awal dari masalah lebih besar jika Perez tidak segera bertindak.

Pertanyaannya seka­rang: Siapakah yang bisa mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Kroos? Jika tidak dijawab segera, musim-musim sulit mungkin masih menanti Los Blancos. (*/ren)