METRO SUMBAR

Program Bajak Sawah Gratis, APKASI Pusat Audiensi dengan Bupati Eka Putra

1
×

Program Bajak Sawah Gratis, APKASI Pusat Audiensi dengan Bupati Eka Putra

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI—Bupati Tanahdatar Eka Putra saat audiensi dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Pusat, Selasa (15/4) di rumah dinas komplek Indo Jolito Batusangkar.

TANAHDATAR, METRO–Program Unggulan (Pro­gul) dilahirkan guna menjawab tantangan dan permasalahan ditengah-tengah masyarakat, berawal dari pandemi covid-19 dimana lahan pertanian banyak yang terbengkalai tidak diolah dan ketergantungan petani dengan teng­kulak, maka munculah ide melahirkan inovasi bertajuk progul bajak sawah gratis.

“Sebenarnya yang ingin kita capai dari progul ini adalah meringankan beban petani terkait biaya operasional pengolahan lahan sehingga dapat me­ngurangi pengeluaran biaya dan hasil mening­kat, ”ucap Bupati Tanah Datar Eka Putra,SE,MM.

Hal itu dikatakannya ketika audiensi dengan Asosiasi Pemerintah Ka­bu­paten Seluruh Indonesia (Apkasi) Pusat, Selasa (15/4) di rumah dinas komplek Indo Jolito Batusangkar.

Beberapa pertannyaan dilontarkan kepada Bupati Eka Putra seperti ketika program ini dicetus apa harapan besar terhadap masyarakat? Bupati Eka Putra menjawab bahwa harapannya produksi dan produktivitas meningkat dan petani sejahtera.

Setelah program diluncurkan, bagaimana perjalanannya sejauh ini?, Program bombastis sangat diminati oleh petani karena dapat membantu biaya produksi dan program ini didukung oleh banyak Sta­keholder. Target layanan Bajak Gratis yang di tetapkan selalu melebihi dari target yang ditetapkan. Pemanfaatan Alsintan Bombastis sangat bermanfaat bagi petani, karena masih banyak petani yang keku­rangan alsintan untuk me­ngolah lahan.

Bagaimana tanggapan masyarakat, khususnya para petani? Para petani sangat mendukung Program Bombastis ini karena sangat membantu petani dalam pengolahan lahan dan mengurangi biaya pe­ngolahan lahan.

Apakah ada cerita atau momen yang berkesan selama program ini berjalan? Sangat berkesan, Karena Program Bombsatis men­dapatkan Penghargaan Tingkat Nasional yaitu TPID Awards terbaik ting­kat Sumatera tahun 2023 dan 5 Besar Nasional Penghargaan Pembangunan Da­erah (PPD).

Bupati Eka Putra juga sampaikan jika program ini akan terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan pada periode kedua kepemimpinannya ini, yaitu bajak lahan kering dan upah tanam padi gratis serta tanam jagung untuk memenuhi kebutuhan di daerah.

Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani yang turut men­dampingi Bupati pada saat itu, sampaikan jika masyarakat sangat mendukung program ini karena melalui program ini petani sangat terbantu dalam pengolahan lahan pertanian.

“Program ini terdiri dari 3 pola yang mana jika pola 1 atau 2 telah mencukupi kuota yang tersedia, melalui pola 3 dinas dapat membantu petani dimana dengan pola 3 ini petani dapat melakukan peminjaman alsintan ke Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar untuk melakukan pengolahan lahan tanpa dipungut biaya,”ujarnya.

Sri juga sampaikan ken­dala atau tantangan yang dihadapi selama pe­laksanaan program ini se­perti tingginya permin­taan/permohonan petani terhadap bantuan program ini sementara anggaran yang tersedia tidak mencukupi. (ant)