METRO PESISIR

Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H, Wujudkan Haji Mandiri dan Ramah Lansia

0
×

Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H, Wujudkan Haji Mandiri dan Ramah Lansia

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN— Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumbar Mahyudin, memberikan sambutan saat pembukaan manasik haji, di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Taratak, Kota Pariaman

PARIAMAN, METRO–Proses persiapan pe­nye­lenggaraan ibadah haji 1446 hijriyah di Kota Pariaman terus berjalan hingga kini. Tahapan demi tahapan terus dikebut saat ini Kementerian Agama Kota Pariaman terus melaksanakan manasik haji untuk jamaahnya. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Mahyudin, di­dam­pingi Kakankemenag Kota Pariaman H. Rinalfi beserta jajaran, hadir leng­kap melaksanakan dan me­nyaksikan kegiatan ini.

Sementara itu Kasi PHU Kankemenag Kota Pariaman, H. Amril Tuanku Kuniang menyampaikan bahwa kegiatan manasik perdana di tahun ini akan dilaksanakan selama 3 hari di Masjid Taqwa Muhammadiyah Taratak Kota Pariaman.

Kemudian dalam ke­sem­patan ini, Mahyudin menyampaikan bahwa Kan­wil Kemenag Sumbar sudah mengajukan permohonan dokumen visa untuk jemaah haji Sumbar sebanyak 14 kloter dari 15 kloter jamaah embarkasi Pa­dang.­ “Alhamdulillah, dari 15 kloter jamaah haji embarkasi Padang, 14 kloter diantaranya sudah diusulkan untuk pembuatan visa. Sisa satu kloter lagi untuk jamaah cadangan yang masih proses pelunasan. Karena pelunasan tahap 2 masih berlangsung hingga 17 April mendatang,” ujar­nya.

Ini artinya lanjut Mah­yudin, 93.33 persen dokumen jamaah haji, terkait pengurusan visa sudah diusulkan melalui aplikasi Siskohat (Sistim Informasi Haji Terpadu) Kemenag. Sementara untuk nasional masih masih sekitar 20 persen. “Sumatera Barat me­ru­pakan Provinsi yang termasuk cepat mengusulkan permohonan dokumen untuk jemaah haji. Bahkan Sumbar sempat diurutan teratas, namun hari ini kita di posisi tiga secara jumlah, namun secara persentasi kita masih teratas secara nasional,” ujanya.

Hingga hari ini kata Kakanwil, 197 dokumen jemaah haji yang diajukan sudah pembuatan visa. Diakui Mah­yudin ini berkat kerja keras tim Kanwil Kemenag Sumbar melalui Bidang Pe­nye­lenggaraan Haji dan Umrah (PHU) yang tidak WFA (Work From Anywhe­re) atau WFH (Work From Home) pasca libur lebaran. “Kementerian Agama Republik Indonesia berkomitmen mewujudkan haji yang mandiri dan ramah lansia, dengan harapan jemaah meraih haji yang mabrur,” jelas Kakanwil.

“Jamaah harus profesional dan proporsional nantinya dalam pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci, jangan tergiur dengan berlebihan dalam membeli oleh-oleh (buah tangan),” harap Mahyudin.

Mendengar paparan Kakanwil, Kakankemenag mengucapkan terimakasih luar biasa kepada Kanwil Kemenag Sumbar atas bim­bingan dan pemapa­ran materi. Pihak jajaran Kankemenag Kota Pariaman, terutama yang terkait akan segera menindaklanjuti dalam menuntaskan manasik, serta penyelesaian seluruh dokumen calon jemaah haji.

“Kita akan menerima semua arahan Kakanwil yang sejalan dengan keinginan dan harapan Presiden RI, melalui Menteri Agama untuk menyukseskan penyelenggaraan iba­dah haji 2025. Disamping itu, akan terus berusaha berkomunikasi dan menjalin kolaborasi menyukseskan penyelenggaraan iba­dah haji,” ungkap Rinalfi. “Sesuai daftar terlampir, 119 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Pariaman yang tergabung dengan Kloter 11 bersama Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sijunjung akan berangkat pada tanggal 22 Mei 2025,” tambahnya Kakankemenag. (efa)