PADANGPARIAMAN, METRO – Proses pengerjaan gorong-gorong di sekitar kawasan Simpang Tiga Pasar Sicincin, Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, menuju arah Kota Pariaman terlihat sudah mulai dilakukan sejak beberapa hari lalu. Terbukti saat ini para pekerja tampak tengah berjibaku mengkebut pengerjaan gorong-gorong tersebut agar nantinya bisa kembali normal dilewati kendaraan berbagai jenis.
Seperti diakui Walinagari Sicincin , Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman H. Nurkhalis, kemarin.
H. Nurkhalis mengakui, diperbaikinya gorong-gorong di kawasan itu terutama dipicu akibat kerusakan yang dialaminya beberapa waktu lalu. Pasalnya, gorong-gorong di kawasanm itu sebelumnya sempat mengalami ambrol sehingga tidak lagi aman dilalui kendaraan berbagai jenis.
“Jadi itulah salah satu alasannya kenapa saat ini gorong-gorong di sekitar kawasan itu diperbaiki oleh pihak Provinsi, mungkin pertimbangan tentu demi kelancaran lalu lintas,” terangnya.
Diakuinya, sebelumnya gorong-gorong di sekitar persimpangan pasar Sicincin menuju Kota Pariaman itu kerap memicu terjadinya banjir sehingga kerap menggenangi ruas jalan di kawasan itu. Bahkan genangan airnya juga sampai merembes ke kawasan sekitarnya.
“Makanya harapan kita tentunya, bagaimana caranya mengatasi kerawanan banjir yang kerap terjadi di kawasan itu secara permanen, salah satunya mungkin dengan cara pemasangan box cover, sehingga keberadaannya diharapkan bisa menampung debet air yang lebih besar lagi,” terangnya.
Dalam kata lain sebut H Nurkhalis, untuk mengatasi problem banjir yang kerap melanda kawasan itu tentunya tidak cukup dengan membenahi sebagian gorong-gorog yang ada, melainkan dibutuhkan penanganan yang bersifat menyeluruh atau konfrehensif.
“Makanya harapan kita, perbaikan gorong-gorong di kawasan itu hendaknya tidak cukup seperti yang dilakukan sekarang, namun harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk bagaimana melengkapinya dengan box cover, sehingga nantinya mampu menampung air dalam jumlah yang cukup besar, terutama saat musim penghujan,” terangnya.
Hal itu lanjut H Nurkhalis jelas sangat beralasan, pasalnya sejumlah lahan di sekitar aliran tali bandar tersebut sebelumnya bahkan telah berhasil dibebaskan. Hal itu sejalan rencana pihak provinsi untuk melakukan pelebaran jalann sekaligus membenahi saluran drainase atau tali bandar yang terdapat di kawasan itu.
“Namun entah kenapa sampai sekarang rencana tersebut masih belum kunjung terealisasi, karena yang dilakukan saat ini baru sebatas membenahi sebagian gorong-gorong yang rusak saja,” terangnya.
Di pihak lain, tokoh masyarakat Piaman, H Wiztian Yoetri, yang juga mantan Komisaris PT. Semen Padang, saat dikonfirmasi secara terpisah pihaknya mengaku sangat mendukung pemasangan box cover di sekitar gorong-gorong Simpang Tiga kawasan pasar Sicincin dimaksud.
“Kalau memang itu dianggap solusi terbaiknya, maka kenapa tidak. Seharusnya memang solusi seperti itulah yang harus dilakukan saat ini, sehingga nantinya kerawanan banjir yang kerap melanda kawasan itu bisa diatasi secara permanen,” terangnya.
Hal itu menurutnya jelas sangat beralasan, karena selama ini ruas jalan Simpang Tiga Pasar Sicincin itu tergolong sangat ramai dilewati kendaraan berbagai jenis, terutama kendaraan yang akan menuju Kota Pariaman atau sebaliknya.
Karena itu lanjutnya, pihak terkait di lingkungan Pemrov Sumbar lanjutnya juga seyogyanya harus bisa menjelaskan kepada masyarakat kenapa program pelebaran jalan dan perbaikan drainase atau tali bandar di kawasan itu belum juga direaliasikan sebagaimana mestinya.
“Karena kan di era serba keterbukaan seperti sekarang ini mestinya semua harus bisa dijelaskan secara transfaran kepada masyarakat. Termasuk juga masyarakat juga harus tahu kapan program tersebut akan dikerjakan. Begitu pula saat pengerjaan dilakukan juga mesti harus ada plank merk atau plank pengumuman, termasuk pagu atau anggaran dana yang digunakan untuk itu. Jadi di era transfaransi sekarang ini mestinya kan tidak ada lagi yang harus ditutup-tutupi, tapi semua harus nya bisa se transfaran mungkin,” tegas Cici, sapaan akrabnya yang saat ini tercatat sebagai salah seorang caleg DPRD Sumbar dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Juga tidak kalah pentingnya, jajaran Pemkab Padangpariaman melalui dinas terkait, yaitu Dinas PU Padangpariaman mestinya juga harus proaktif mencari informasi ke provinsi, sehingga bisa diketahui bagaimana kelanjutan program pelebaran jalan yang akan dilakukan di daerah Kabupaten Padangpariaman, seperti yang akan berlangsung di sekitar pasar Sicincin.
“Selanjutnya hal itu juga perlu diinformasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang telah menyerahkan lahannya tidak malah bingung menunggu dalam ketidakpastian,” terangnya. (efa)





