BUKITTINGGI, METRO–Objek wisata andalan Kota Bukittinggi, Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) kembali menjadi magnet utama bagi wisatawan saat libur Idul Fitri 1446 H. Sejak hari pertama Lebaran, ribuan pengunjung memadati kawasan yang juga dikenal sebagai Kebun Binatang Bukittinggi ini.
Menurut Kepala Bidang TMSBK Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, Silvirawane Ria Putri, jumlah pengunjung mengalami lonjakan signifikan. Pada 1 April 2025, tercatat sebanyak 11.243 orang mengunjungi TMSBK, terdiri dari 9.487 orang melalui pintu utama dan 1.756 orang dari akses Benteng Fort de Kock.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak pagi, antrean sudah tampak mengular di dua pintu masuk. Ini menunjukkan TMSBK tetap menjadi destinasi favorit saat Lebaran,” ujarnya.
Pengunjung terlihat menikmati berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari koleksi satwa, taman bermain, hingga jalur penghubung ke kawasan Benteng Fort de Kock yang menjadi satu kesatuan dengan TMSBK.
Meski pembayaran tiket telah difasilitasi dengan sistem non-tunai menggunakan QRIS, sebagian besar pengunjung masih memilih menggunakan uang tunai. “Penggunaan QRIS baru sekitar 10 persen. Mayoritas pengunjung masih memilih bayar secara tunai,” jelas Silvirawane.
Kondisi ini menunjukkan bahwa perlu adanya edukasi lanjutan untuk mendorong penggunaan transaksi digital yang dinilai lebih praktis dan mempercepat proses antrean.
“Setiap Lebaran kami selalu ke sini. Anak-anak suka lihat binatang dan suasananya nyaman,” kata Jefri, wisatawan asal Pasaman yang datang bersama keluarganya.
Menanggapi tingginya angka kunjungan, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, turut melakukan peninjauan langsung ke TMSBK dan kawasan wisata Panorama Lobang Jepang. Ia memastikan pelayanan kepada wisatawan berjalan optimal, termasuk memeriksa sistem tiket dan kebersihan fasilitas umum seperti kamar mandi. (pry)






