AGAM/BUKITTINGGI

Bukittinggi dan Agam Siap Gelar Pacu Kuda Bersama, Targetkan Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

0
×

Bukittinggi dan Agam Siap Gelar Pacu Kuda Bersama, Targetkan Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
PERTEMUAN— Wako Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dengan Bupati Agam, Benni Warlis menggelar pertemuan di kediaman Wako Bukittinggi, Minggu (6/4), untuk membahas pegelaran open race pacu kuda tahun ini.

AGAM, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam siap menggelar Open Race Pacu Kuda 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Mei 2025. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mempererat kerja sama antar daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Persiapan event dibahas dalam pertemuan khusus antara Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dan Bupati Agam Benni Warlis, yang berlangsung di kediaman Wali Kota Bukittinggi, Minggu (6/4).

“Banyak hal yang bisa kita sinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Agam, dan salah satunya adalah pacu kuda. Kami ingin event ini dikemas secara maksimal meski waktunya cukup singkat,” ujar Ramlan.

Baca Juga  Penyuluh Garda Terdepan Berikan Informasi Agama

Ramlan menekankan pentingnya pembenahan lintasan pacuan kuda yang sebagian berada di wilayah Kabupaten Agam, seperti pengecatan pagar dan fasilitas penunjang lainnya. Ia berharap kolaborasi mencakup tidak hanya teknis lapangan, tetapi juga penyediaan hadiah serta kepanitiaan gabungan dari kedua pemerintah daerah.

Bupati Agam, Benni Warlis, menyambut positif inisiatif bersama ini. Ia menyebut bahwa Pemkab Agam telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan pacu kuda, termasuk perbaikan fasilitas dan hadiah untuk para pemenang.

Baca Juga  Menteri Kehutanan Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Palembayan, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Maksimal

“Kita siap berkolaborasi karena ini adalah alek kita bersama. Kegiatan ini bukan hanya tradisi, tapi juga sarana untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan menarik wisatawan ke Bukittinggi dan Agam,” katanya.

Pacu kuda sendiri merupa­kan tradisi yang telah mengakar di Sumatera Barat, dan selalu dinanti oleh masyarakat mau­pun wisatawan. Kehadiran event ini diharapkan bisa meng­hidupkan kembali semangat kebudayaan serta memberikan efek ekonomi yang nyata. (pry)