BUKITTINGGI, METRO–Untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, Polresta Bukittinggi, mendirikan delapan Pos Pengamanan dan Pelayanan di sejumlah titik strategis. Pos-pos ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat 2025, yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Kasi Humas Polresta Bukittinggi, AKP Diki Satria, menyampaikan bahwa pos-pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan, tetapi juga menjadi tempat bagi pemudik untuk mendapatkan bantuan selama perjalanan.
“Pos ini akan memastikan arus mudik berjalan lancar dan memberikan pelayanan bagi pemudik yang melintasi wilayah Bukittinggi dan sekitarnya,” ujar AKP Diki, Selasa (25/3).
Polresta Bukittinggi telah menempatkan pos pengamanan dan pelayanan di jalur-jalur utama, terutama di daerah rawan kemacetan dan kecelakaan. Selain itu, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan tenaga medis guna memastikan kesiapan layanan bagi masyarakat.
Delapan Pos Pengamanan dan Pelayanan yang telah didirikan yaitu, Pos Terpadu Jam Gadang (di pusat Kota Bukittinggi), Pos Pengamanan Simpang Tugu Polwan (Jalan Sudirman), Pos Pengamanan Padang Lua (pintu masuk Kota Bukittinggi dari arah Kota Padang), Pos Pengamanan Simpang Malalak (jalur satu arah menuju Kota Padang), Pos Pengamanan Tanjung Alam, Pos Pengamanan Baso, Pos Pelayanan Panorama, dan Pos Pelayanan Kebun Binatang (di sekitar objek wisata).
Selain memastikan keamanan arus mudik, Polresta Bukittinggi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memanfaatkan fasilitas posko jika mengalami kendala di perjalanan.
“Dengan adanya delapan pos pengamanan ini, kami berharap arus mudik dan balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib di wilayah hukum Polresta Bukittinggi,” tutup AKP Diki. (pry)






