METRO PADANG

Korban Kebakaran Kompleks Gery Permai Terima Bantuan Baznas

0
×

Korban Kebakaran Kompleks Gery Permai Terima Bantuan Baznas

Sebarkan artikel ini
BANTUAN BAZNAS— Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyerahkan bantuan dari Baznas Kota Padang kepada korban kebakaran rumah yang terjadi di Komplek Gery Permai, RT 05 RW VI, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (22/3).

PADANGSARAI, METRO–Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyerahkan bantuan dari Baznas Kota Padang kepada korban kebakaran rumah yang terjadi di Komplek Gery Permai, RT 05 RW VI, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (22/3).

Bantuan yang diserah­kan berupa uang tunai se­besar Rp 1.500.000 dan satu paket sembako untuk ma­sing-masing tiga kepala keluarga yang tertimpa musibah kebakaran pada Kamis, 20 Maret 2025, se­kitar pukul 21.00 WIB.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami turut prihatin atas musibah yang terjadi ini. Musibah bisa datang kapan saja, dan kita harus mengambil hikmah dari setiap kejadian. Se­moga para korban diberi­kan kesabaran dan kekua­tan,” ujar Maigus Nasir.

Maigus menambahkan, Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesra juga akan memberikan bantuan berupa uang tunai untuk keperluan dan kebutuhan se­hari-hari. Serta mem­berikan seragam se­kolah gratis bagi anak-anak yang terdampak musibah ke­ba­karan ini.

“Kami juga akan ber­koor­dinasi kembali dengan Baznas Kota Padang ba­gai­m­ana mencarikan solusi per­baikan rumah yang ter­bakar ini, sehingga dapat mereka tempati kembali menjelang lebaran ini,” tambahnya.

Wawako Padang turut menyampaikan ucapan te­rima kasih kepada se­lu­ruh pihak yang telah mem­­bantu dalam musibah ke­ba­karan ini.

“Kami mengapresiasi gerak cepat Dinas Pema­dam Kebakaran Kota Pa­dang dalam memadamkan api, serta Dinas Sosial yang telah memberikan bantuan sandang dan pangan ke­pada para korban,” ujar­nya.

Sebagai informasi, ke­bakaran tersebut meng­hangus­kan dua unit rumah. Kerugian yang ditimbulkan mencakup satu unit mobil, empat unit sepeda motor, dan tiga unit peralatan rumah tangga yang tidak dapat diselamatkan.

“Kami mengimbau ma­syarakat untuk lebih ber­hati-hati dan meng­an­tisi­pasi po­tensi ke­bakaran, baik yang disebabkan oleh kelalaian maupun instalasi listrik yang tidak aman,” pung­kas Ma­i­gus Nasir. (brm)