METRO SUMBAR

Pertama di Sumbar, Pemko Padang Panjang Salurkan Bantuan AMPK dari Kemensos

0
×

Pertama di Sumbar, Pemko Padang Panjang Salurkan Bantuan AMPK dari Kemensos

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN—Secara simbolis, bantuan diserahkan Pekerja Sosial Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Rosendra Ikhwan kepada Kepala Bidang Pelayanan Penanganan Rehabilitasi DSPPKBPPPA, Syafriman Thaib.

PDG. PANJANG, METRO–Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindu­ngan Anak (DSPPKBPPPA) menyalurkan bantuan bagi Anak Memerlukan Perlin­dungan Khusus (AMPK) dari Kementerian Sosial (Kemensos), Sabtu (22/3).

Bantuan ini menjadi yang pertama di Sumatera Barat dan diberikan kepada 10 anak yang berada dalam kondisi rentan serta membutuhkan perlindu­ngan khusus.

Secara simbolis, bantuan diserahkan Pekerja Sosial Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Rosendra Ikhwan kepada Kepala Bidang Pelayanan Penanganan Rehabilitasi DSPPKBPPPA, Syafriman Thaib.

Selanjutnya, bantuan disalurkan langsung kepada penerima di Aula Kantor DSPPKBPPPA.

Rosendra Ikhwan menjelaskan, bantuan ini mencakup pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan perleng­kapan sekolah. Bantuan tersebut bertujuan mendukung pendidikan serta perkembangan anak agar tetap mendapatkan hak-haknya.

“Kategori AMPK mencakup anak yang menjadi korban kekerasan, eksploitasi, penelantaran, anak yang berhadapan dengan hukum, serta me­reka yang terdampak konflik sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Syafriman menyampaikan terima kasih atas program dari Kementerian Sosial ini. Dia menjelaskan, DSPPKBPPPA mengajukan permohonan bantuan sejak Januari 2025, dan akhirnya mendapat persetujuan serta realisasi pada Maret ini.

“Di antara penerima bantuan terdapat dua anak yang mengalami kondisi sulit akibat ayah mereka terjerat kasus narkoba. Sementara sang ibu harus merawat anak yang sedang sakit dan menjalani operasi di Jakarta,” ungkapnya.

Dikatakan, bantuan ini diberikan sesuai dengan kebutuhan anak yang telah didata sebelumnya. “Semua barang yang dibutuhkan dibeli di Kota Padang Panjang agar manfaatnya juga dirasakan oleh eko­nomi lokal,” tambahnya.

Syafriman berharap program ini dapat menjadi bentuk dukungan moral serta membantu anak-anak yang membutuhkan agar tetap memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik. (rmd)