BERITA UTAMA

Bareskrim Bongkar SPBU Nakal di Bogor, Kurangi Takaran dan Alat Sulit Dideteksi

0
×

Bareskrim Bongkar SPBU Nakal di Bogor, Kurangi Takaran dan Alat Sulit Dideteksi

Sebarkan artikel ini
UNGKAP KASUS— Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin saat mengungkap praktik SPBU nakal.

BOGOR, METRO–Praktik SPBU curang kem­bali terjadi. Bareskrim Polri mengungkap praktik culas SPBU di Jalan Alternatif Sentul, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, dengan modus me­ngurangi takaran BBM. Pelaku menggunakan sejumlah perangkat yang sulit dideteksi untuk mengurangi takaran.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nunung Syai­fuddin menuturkan, modus operandi yang dilakukan SPBU ini adalah memasangkan kabel tambahan semqcam kabel data di dalam blok dalam mesin dispenser. Dispenser ini yang tersambung pada alat listrik dan pada se­perangkat modul.

“Seperangkat alat tersebut terdiri atas sebuah mini smartswitch, PCB, dua alat tersebut disembunyikan di tempat yang tidak terjang­kau,” ujarnya.

Alat tambahan berupa komponen elektronik pada PCB bertujuan mencurangi atau mengurangi takaran BBM yang dibeli oleh konsumen, sekaligus menyebabkan tidak terdeteksinya oleh petugas Metrologi legal ketika melakukan tera ulang tiap tahun. “Karena alatnya ada di dalam,” ungkap Dirtipidter.

Dittipidter bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan kecurangan di SPBU tersebut.

“Tim penyelidik Subdit 1 Ditipitter berserta Direktorat Tertentu beserta Direktorat Metrologi PKTN Kementerian Perdagangan, dan PT Pertamina Patra Niaga mendatangi SPBU ini untuk melakukan pengecekan dan serangkaian penyelidikan,” tutur­nya.

Sebelumnya, Kemendag bersama Bareskrim Polri me­nyegel SPBU di Jalan Alternatif Sentul, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat.

SPBU disegel karena di­duga melakukan kecurangan takaran BBM. Kecurangan pengurangan takaran BBM oleh SPBU berulang kali terbongkar, namun seakan tidak ada efek jera. (jpg)