METRO SUMBAR

Jadi Putra Asli Daerah, Wabup Ahmad Fadly Diapresiasi Masyarakat saat Safari ke Masjid Jamik

0
×

Jadi Putra Asli Daerah, Wabup Ahmad Fadly Diapresiasi Masyarakat saat Safari ke Masjid Jamik

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Wabup Ahmad Fadly serahkan bantuan untuk pembangunan masjid Jamik Pasa Rabaa Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Sabtu (15/3).

TANAHDATAR, METRO –Ketua Pengurus Masjid Jamik Mauliddin sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kunju­ngan TSR Khusus Khusus Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar di Mas­jid Jamik Pasa Rabaa Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Sabtu (15/3).

“Untuk sama-sama kita ketahui Bapak Wabup Ahmad Fadly asli Putra Daerah Panyalaian, mari sama-sama kita doakan beliau sukses menjalankan ama­nah memimpin Tanah Datar ke depannya,” ucap­nya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Tanah Datar mem­berikan bantuan senilai Rp10 juta untuk kelanjutan pembangunan Masjid Jamik, alat penyedot debu, dan bantuan dana berbuka puasa.

Sebelumnya Wabup Ahmad Fadly sampaikan, masjid disamping menjadi sarana beribadah, juga diharapkan bisa dijadikan sebagai pusat kegiatan keagamaan lainnya, yang bertujuan untuk mening­katkan keimanan sehingga nantinya bisa menjadi benteng diri dari berbagai pe­ngaruh negatif arus globa­lisasi dan kemajuan tek­nologi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly pada kunjungan Safari Rama­dhan Khusus Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar di Masjid Jamik Pasa Rabaa Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto.

Ikut mendampingi Tim Wakil Bupati, Kepala Dinas Nakerin, Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Dinas Nakerin, Sekretaris Dinas BKPSDM, Kabid Trantibum dan Linmas Satpol PP disambut Camat  X Koto, Walinagari Panyalaian, pengurus dan ratusan jamaah masjid setempat.

Pada kesempatan itu Wabup Ahmad Fadly juga mengajak kepada umat muslim untuk selalu memakmurkan masjid dengan kegiatan ibadah, majelis taklim, remaja masjid, perpustakaan masjid, pem­binaan ibadah dan memeriahkan hari besar Islam, serta untuk pembinaan hafidz atau hafidzah

Untuk mewujudkan hal tersebut tambahnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memiliki program di bidang keagamaan yaitu program kembali ke surau yang merupakan sebuah harapan bahwasanya Surau (Masjid/Mushola) itu akan menjadi pusat aktivitas dari masyarakat tidak hanya beribadah dan me­ngaji.

“Pada zaman nabi dulu, Surau selain  tempat beribadah juga untuk mengembangkan jati diri dengan berlatih pidato, berdiskusi, ataupun sebagai pusat li­terasi dengan membaca buku, sehingga akan kem­bali muncul generasi hebat dari Surau, begitulah yang kami harapkan dengan adanya program ini,” kata Wabup. (ant)