BERITA UTAMA

Jokowi Ingin Dirikan Partai Super Tbk, PKB: Parpol Bukan Perusahaan

0
×

Jokowi Ingin Dirikan Partai Super Tbk, PKB: Parpol Bukan Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Cucun Ahmad Syamsurijal Wakil Ketua Umum DPP PKB

JAKARTA, METRO–Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal me­nanggapi wa­cana Presiden Joko Widodo (Jo­­kowi) yang di­sebut ingin membentuk Partai Super Tbk, sebuah partai politik (parpol) yang diklaim akan bersifat sangat terbuka.

Cucun menekankan, siapapun berhak mendirikan partai politik, asalkan sesuai aturan yang berlaku. Namun, Cucun menegaskan bahwa mekanisme pen­dirian partai harus me­ngikuti undang-undang, bukan dengan konsep seperti perusahaan terbuka (Tbk).

“Kalau ada yang mau bikin partai, silakan saja selama sesuai dengan aturan yang ada. Tapi nggak bisa bikin partai dengan pola yang berbeda dari Undang-Undang kita. Ada wacana menggabungkan konsep partai dengan sis­tem Tbk, ya ini kan bukan perusahaan,” ujar Wakil Ketua DPR RI tersebut di Kompleks Parlemen, Se­nayan, Jakarta, Kamis (6 /3).

Cucun enggan berspekulasi jauh mengenai wacana tersebut. Ia menegaskan hal itu menjadi urusan Jokowi yang ingin mendirikan partai baru.

“Bukan kami yang perlu mengkaji. Kalau kami sudah punya partai, buat apa mengkaji? Yang ingin bikin partai, ya mereka yang harus mengkajinya sendiri,” kata Cucun. Sebelumnya, Jokowi mengaku telah berbicara dengan para relawan terkait ga­gasannya tentang Partai Super Tbk. Namun ternyata gagasan itu sudah keduluan dengan partai lain.

Jokowi mengatakan per­temuan tersebut telah digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut menurutnya juga dihadiri Ketua Umum Projo, Budi Arie.

Menurut Jokowi dalam pertemuan tersebut dia menyampaikan gagasannya mengenai Partai Super Tbk yang sempat beberapa kali disebutnya. Dia menyebut partai Super Tbk merupakan partai yang bersifat terbuka sehingga semua anggotanya merasa memiliki. Selain itu, partai Super Tbk juga mempunyai konsep di mana pemilihan ketuanya dilakukan secara terbuka.

“(Partai Super Tbk) Par­tai yang terbuka, yang super terbuka yang nanti pe­milihan ketuanya juga dila­kukan secara terbuka oleh seluruh anggotanya dan itu betul partai milik bersama,” ujarnya saat itu. (*)