AGAM, METRO–Pesantren Ramadhan unggulan tingkat SMA/SMK tahun 1446 Hijriah / 2025 se-Kabupaten Agam Wilayah Barat resmi dibuka pada Kamis (6/3) di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung. Pembukaan acara ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs. H. Edi Busti M.Si, yang menyampaikan pesan dari Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM.
Pesantren Ramadhan ke-4 yang berlangsung mulai 6 hingga 20 Maret 2025 ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai SMA/SMK di Kabupaten Agam, yang akan mengikuti kegiatan keagamaan dan pembinaan selama dua minggu ke depan.
Dalam sambutannya, Edi Busti mengingatkan para peserta bahwa mereka adalah orang-orang terpilih yang diberikan kesempatan untuk mengikuti pesantren ini. Ia menekankan pentingnya mengikuti kegiatan dengan serius, khidmat, dan penuh tekad untuk memperbaiki diri.
“Pesantren ini adalah wadah untuk membentuk karakter yang lebih baik, apalagi di tengah gempuran teknologi yang semakin pesat. Kami berharap, melalui kegiatan ini, generasi muda Kabupaten Agam dapat lebih dekat dengan Alquran dan mencintai nilai-nilai Islam,” ujar Edi Busti.
Lebih lanjut, Edi menegaskan bahwa ilmu yang didapat selama pesantren harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak sia-sia. “Ilmu tanpa amalan ibarat pohon yang tak berbuah,” ungkapnya.
Program Pesantren Ramadhan ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Agam dalam mendukung visi dan misi daerah, salah satunya melalui program unggulan “Bangkik dari Surau,” yang bertujuan untuk membangun generasi muda yang cinta Alquran dan memiliki karakter Islami.
Pemerintah Kabupaten Agam juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan kegiatan ini, termasuk Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, LPPM Sumbar Cabang Agam, serta seluruh panitia penyelenggara. (pry)





