AGAM, METRO–Bupati Agam, Benni Warlis mengatakan, para pemimpin harus menjadi suri tauladan bagi masyarakat.
Tentu katanya, ini harus diawali dengan hal terbaik yaitu meramaikan masjid baik bagi bupati, kepala OPD, camat, wali nagari dan wali jorong.
“Kalau ini dilakukan, akan menjadi contoh bagi masyarakat dan para generasi. Ini dinamakan “Bangkik dari Surau” yang kita luncurkan kemaren,” ujar Benni Warlis saat bersafari ke Masjid Darussalam Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Rabu (5/3).
Begitu juga dengan masyarakat, tidak mungkin anaknya mau ke masjid apabila orang tua sebagai contoh bagi mereka tidak mau ke masjid.
Ini katanya, sebagai upaya membangkitkan generasi dari masjid atau surau. Tidak hanya salat lima waktu, tapi juga bisa sebagai tempat bermusyawarah.
“Sesuatu yang dibicarakan di rumahnya Allah, maka hati akan tenang, tentram dan hasilnya bisa lebih baik,” sebutnya.
Apabila pemimpin taat kepada Allah menurutnya, tidak akan ada yang mau menipu di hadapan Allah, sehingga apapun bentuk pembangunan dapat terlaksana dengan baik.
“Kita yakin, jika penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, akan datang keberkahan. Apabila dia mendustakannya, maka datanglah azab Allah,” ujar Benni Warlis.
Terlebih kini dalam suasana Ramadan, tidak ada yang dapat menjamin tahun depan seseorang bisa kembali dipertemukan dengan bulan suci ini.
“Maka kita maksimalkan Ramadan ini, persembahkan ibadah terbaik kepada Allah. Sehingga kita dapat kembali ke fitrah, menjadi pribadi lebih baik, santun dan menyenangkan bagi orang lain,” pungkasnya.
Bupati bersafari ke Masjid Darussalam diawali dengan buka bersama, dilanjutkan salat berjamaah.
Tim safari Ramadan yang dipimpin Bupati Agam itu, juga menyerahkan bantuan untuk masjid Rp15 juta dan kain sarung 20 helai, serta Alqur’an 20 buah dari Kankemenag Agam. (pry)





