PADANG, METRO–Berbuka puasa menjadi momen yang dinanti umat muslim setelah sehari penuh menahan lapar dan dahaga. Namun, tahukah kamu bahwa memilih makanan dan minuman untuk berbuka tidak boleh sembarangan?
Ahli Gizi Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh mengatakan, saat berbuka puasa, sebaiknya hindari makanan tinggi gula, gorengan, makanan tinggi garam, minuman berkafein, makanan pedas, dan makanan tinggi santan.
Sebab, makanan dan minuman tersebut dapat membawa dampak buruk bagi tubuh, seperti risiko peningkatan gula darah, dehidrasi, gangguan pencernaan, dan gangguan metabolisme tubuh.
“Sebaiknya, pilih makanan alami dan bergizi seperti buah segar, makanan yang direbus, dikukus atau dipanggang, serta minuman sehat. Mulai lah berbuka dengan air putih atau infused water, kurma,” tuturnya, Selasa (4/3).
Air dan kurma bisa mengembalikan energi tubuh secara alami. Setelah itu, baru lah mengonsumsi makanan kaya karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, sayur, dan buah agar asupan gizi seimpang tetap terpenuhi.
Selain itu, penting untuk mengatur porsi makan secara bertahap dan seimbang saat berbuka puasa. Dengan begitu, tubuh menyerap nutrisi secara optimal. Mulailah dengan makanan ringan dalam porsi kecil yang mudah dicerna.
“Ikuti pola ‘Isi Piringku’ dan hindari makan berlebihan saat berbuka puasa. Batasi gula dan lemak berlebih, serta pastikan asupan cairan cukup untuk menghindari dehidrasi saat berpuasa,” tandas Lailatul. (jpg)






